Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Disebut sindir rivalnya, Agus bilang tak perlu dijelaskan semua tahu

Disebut sindir rivalnya, Agus bilang tak perlu dijelaskan semua tahu agus yudhoyono di sentul. ©2017 Merdeka.com/anisya

Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono sempat menyindir dua kandidat Pilgub DKI Jakarta dalam orasi politiknya di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat. Namun, saat dikonfirmasi terkait arah tujuannya sindirannya Agus berkilah bahwa pernyataannya bukanlah sindiran melainkan informasi publik.

"Saya rasional, itu informasi publik yang tidak perlu saya jelaskan lagi semua sudah tahu," kata Agus di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/2).

Dalam pidato politiknya selama 18 menit itu Agus sempat menyindir petahana Basuki T Purnama alias Ahok yang dikenal suka memarahi bawahannya. Selain itu, Agus juga menyindir Pasangan Anies-Sandi yang kerap bersilaturahmi ke berbagai pihak untuk mendapatkan dukungan.

Agus mengatakan hanya mengatakan fakta yang terjadi. Dia pun berbicara demikian apa adanya kepada warga.

"Saya menyentuh dan mereka langsung setuju. Rakyat sudah tahu pilihan-pilihan yang ada di Pilkada Jakarta," ucap Agus.

Untuk itu dia meyakinkan warga Jakarta agar pada 15 Februari pekan depan memilih pasangan Agus-Sylvi sebagai alternatif pilihan. Menurutnya Agus-Sylvi adalah pemimpin alternatif di Jakarta.

"Saya yakinkan mereka bahwa saya menjadi alternatif pilihan, harapan baru untuk bersama rakyat membangun Jakarta. Pentingnya memilih pemimpin yang mencintai rakyat, apa adanya, yang memperlakukan secara manusiawi," ujar Agus sesumbar.

"Jakarta tak ada apa-apanya tanpa manusia, dan memimpin Jakarta harus dengan akal sehat dan hari nuarani itu satu paket tak bisa dipisahkan," sambung Agus.

Dia juga mengaku tak setuju bila ada pemimpin yang lebih mementingkan cara cepat mencapai tujuan tapi abai tentang caranya.

"Saya tidak setuju kepemimpinan yang penting tujuan tapi caranya tidak diperhatikan. Itu orang dan bukan saya, pemimpin harus pikirkan cara efektif dan tepat sasaran tapi tetap perhatikan warga. Nanti juga akan merasakan jadi bagian pembangunan Jakarta," tutup Agus.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP