Dikabarkan Masuk NasDem, M Taufik Tunggu Surat Resmi Dipecat Gerindra

Senin, 13 Juni 2022 15:06 Reporter : Yunita Amalia
Dikabarkan Masuk NasDem, M Taufik Tunggu Surat Resmi Dipecat Gerindra M Taufik berkaus biru. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik mengaku belum ada informasi tentang proses Pergantian Antar Waktu (PAW) dirinya di DPRD oleh Partai Gerindra. Dia memastikan masih tetap berada di DPRD dengan status keanggotaan aktif di Gerindra.

"Ya masih Gerindra dong kan ada proses. Enggak tahu saya, belum kayaknya," kata Taufik saat dikonfirmasi, Senin (12/6).

Di singgung mengenai rencana yang akan mundur dari DPRD pada 22 Juni, Taufik menjawab secara diplomatis. Selama belum ada sikap apapun terkait pemecatannya dari Gerindra, Taufik menuturkan belum ada langkah apapun untuk manuver politik.

Saat ditanya langkah politik di akhir Juni ini, Taufik masih enggan menjawab kabar yang santer menyebutkannya akan berpindah bendera politik dari Gerindra ke NasDem.

"Belum, masa belum keluar sudah merapat saja kan dalam aturan enggak boleh ada 2 keanggotaan dalam Undang-Undang tuh," ucapnya.

"Liat saja nanti, masih lama," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Pemecatan Tunggu Arahan Prabowo

Majelis Kehormatan Partai (MKP) Gerindra merekomendasikan untuk memecat Mohamad Taufik sebagai kader. Namun, keputusan itu belum final, tergantung kepada Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

Ketua MKP Gerindra, Habiburokhman menyebut, keputusan dari MKP menunggu arahan dari ketum Prabowo. "Semua putusan MKP Gerindra berupa rekomendasi kepada Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Umum DPP Partai Gerindra yakni Pak Prabowo Subianto," kata Habiburokhman saat dihubungi merdeka.com, Jumat (10/6).

Habiburokhman mengatakan, rekomendasi pemecatan sudah tak lagi dibahas di internal parpol. Menurut dia, semua tinggal menunggu keputusan Prabowo.

Sebagaimana diketahui, MPK merekomendasikan pemecatan Mohamad Taufik pada 07 Juni 2022. Ada beberapa poin yang menjadi dasar pemecatan. Di antaranya gagal memenangkan Prabowo-Sandi di Jakarta pada Pemilu 2024. Taufik juga dianggap kerap terseret isu korupsi.

Habiburokhman menyatakan, sebagai Ketua Majelis Kehormatan Partai tak bisa menjelaskan detil tuduhan yang divonis kepada Taufik. Dia menegaskan, hakim dilarang menjelaskan detil kasus tersebut.

"Namanya hakim, majelis itu tidak boleh mengomentari substansi putusan. Sudah kita umumkan kemarin, itu saja yang dibuat (soal putusan). Jangan nanya detailnya lagi, segala macam," tegasnya.

Baca juga:
Ketua MKP Gerindra: Pemecatan M Taufik Tinggal Tunggu Arahan Prabowo
M Taufik Mau Gabung NasDem, Sekjen: Kami jadi Tempat Nyaman bagi Politisi
Riza Patria: DPP Gerindra Belum Putuskan Pemecatan M Taufik
Gerindra Tegaskan Pemecatan M Taufik Bukan Terkait Dukung Anies Jadi Capres
Ungkit Kekalahan Pilpres 2019, Wakil Ketua Gerindra DKI: MKP Belum Move On
Prabowo Kalah di 21 Provinsi saat Pilpres 2019, Taufik: Masa Cuma Saya Doang Dipecat
Prabowo Belum Putuskan Pecat M Taufik

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini