Curhat tukang ojek Jalan Rasuna Said akan ditutup untuk motor
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menutup jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, untuk para pengendara motor. Mendengar rencana itu, tak sedikit warga Jakarta yang merasa menolak.
"Ya menyusahkan masyarakat, harusnya kasih jalan, solusinya orang butuh kerja butuh jalan, bukan kerja aja, mau ke pasar, mau apa-apa," kata Pandi (50), tukang ojek yang biasa beroperasi di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (21/8).
Pandi merasa disulitkan jika mau mengantar penumpangnya ke kawasan perkantoran di Kuningan. Selain itu menurutnya aturan tersebut akan membuat jalan semakin macet.
"Menyusahkan, mau lewat mana, Jalan Thamrin udah enggak boleh, mau lewat mana lagi? Bukannya bikin enggak macet tapi bikin tambah macet buat yang di pedalemannya," ungkapnya.
Hal yang senada juga diungkapkan oleh Gunawan (25) pengemudi ojek online di Jalan Rasuna Said. Menurutnya lebih efektif jika mengurai kemacetan dengan membatasi mobil melalui sistem ganjil-genap.
"Kalo bilang ditutup kita bingung. Kita tiap hari Rasuna jadi jalan utama. Kita mau ke mana, mau ke Jakarta Pusat, Mampang, kalau itu ditutup kita harus muter lebih jauh. Kalo bisa tutup aja buat mobil aja ibaratnya ganjil-genap. Kalau motor jangan, dibanyakin peraturan kita pusing namanya tukang ojek," keluhnya.
Sementara karyawan swasta bernama Dewi (35) juga menilai, pelarangan motor di Jl HR Rasuna Said kurang efektif untuk mengurai kemacetan. Ia berpendapat bahwa sebenarnya motor masih bisa jalan di jalur lambat
"Kasihan dong, kasihanlah ya, dia kan bisa bikin jalur lambat enggak signifikanlah untuk perbedaannya. Engga terlalu efektiflah," tuturnya.
Sementara pengemudi ojek online bernama Yongki hanya bisa pasrah. Karena sebagai rakyat kecil dia juga tidak bisa menolak aturan pemerintah. "Yang terbaik aja, kalau memang yang terbaik ya udah. Narik jarang ke arah yang ke situ (Rasuna) kita enggak merasa dirugikan juga, itu kan punya kita nentang dia (pemerintah) juga enggak bisa," ujarnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan uji coba penutupan perlintasan Jalan Rasuna Said untuk motor. Uji coba itu akan dilaksanakan pada tanggal 12 September sampai dengan 10 Oktober 2017. Kendaraan roda dua akan dilarang melitas sejak pukul 06.00 hingga pukul 23.00 WIB. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya