BNPB sebut banjir di Jakarta akibat turunnya permukaan tanah
Merdeka.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Wiliem Rampangilei mengatakan, ada tiga faktor utama penyebab banjir di Indonesia. Menurut Wiliem, faktor pertama adalah faktor kondisi alam, geografi topografi dan geometri dari sungai.
Sementara faktor kedua adalah peristiwa alam sendiri. Semua faktor itu menjadi penyebab banjir di Indonesia salah satunya yang terjadi di Jakarta.
"Dia (peristiwa Alam) bersifat dinamis antara lain curah hujan, pasang surut air laut, terjadinya menurunnya permukaan tanah itu termasuk di Jakarta dan pendangkalan-pendangkalan," kata Wiliem di gedung BNPB Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (22/2).
Dia menambahkan, faktor terakhir adalah aktivis manusia itu sendiri. Menurut dia, faktor pendukung lainnya adalah berkurangnya resapan air itu yang disebabkan oleh faktor-faktor aktivitas manusia.
"Ini pun bersifat sangat dinamis anatar lain permukiman yang masih banyak di dataran banjir, kedua tata ruang daerah aliran sungai dari hulu sampai hilir belum terintegrasi dengan baik, tidak tersedia cukup pembangunan drainase," ujarnya.
Wiliem mengatakan, perubahan iklim curah hujan di Indonesia juga menjadi salah satu faktor penyebab naiknya volume air di Jakarta. Meskipun saat ini Jakarta masih banjir, namun masih ada beberapa persen penurunan resiko banjir.
"Sebelum ada pengaruh perubahan iklim, curah hujan di Indonesia itu enam bulan masa musim hujan enam bulan musim kemarau. Untuk sekarang hanya empat bulan musim hujan, delapan bulan musim kemarau. apa artinya, curah hujan sama volumenya sama, tapi dalam enam bulan lalu dibagi menjadi enam bulan tapi sekarang dibagi jadi empat bulan dan di dalam empat bulan itu ada yg ektrim nah itu yg menjadi masalah baik kejadian banjir yang ada di Garut, Bima, maupun di Jakarta," pungkasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya