Anies Ingin Kaji Ulang Giant Sea Wall

Rabu, 16 Januari 2019 20:52 Reporter : Merdeka
Anies Ingin Kaji Ulang Giant Sea Wall giant sea wall. ©s1303.photobucket.com

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan rencana pembangunan tanggul laut atau giant sea wall dikaji kembali. Sebab, dia menilai geografis di Ibu Kota berbeda dengan daerah lainnya.

"Karena banyak studi yang sekarang justru mempertanyakan kembali kemanfaatan dari itu," katanya di Balai Kota Jakarta, Rabu (16/1).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyatakan, terdapat 13 sungai yang bermuara di Teluk Jakarta. Jadi, menurutnya, harus dikaji secara detail sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

"Jangan sampai kita melakukan sekarang, di kemudian hari anak cucu kita menengok lagi ini kok airnya jadi kumpulan air tak bersih kumpul di sini? Kan gitu," jelasnya.

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Air dan Sumber Daya Air, Firdaus Ali mengatakan Ibu Kota Jakarta membutuhkan giant sea wall untuk mencegah terjadinya banjir rob.

Firdaus mengatakan, saat ini giant sea wall dikembangkan menjadi national capital integrated coastl development (NCICD). Menurut dia, proyek tanggul pantai tetap berjalan namun kendalinya di bawah pemerintah pusat yakni Kementerian PUPR.

"Sekarang namanya NCICD (national capital integrated coastal development) dan itu tetap jalan. Sekarang di bawah Kementerian PUPR," kata Firdaus di Jakarta, Senin (10/12).

Menurut dia, program NCICD ini bukan hanya Pemerintah Provinsi DKI saja tapi juga melibatkan Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kini, perencanaannya sedang dimatangkan pemerintah pusat.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini