Anies Ibaratkan Orang Sudah Divaksinasi Sama Dengan Pengendara Motor Menggunakan Helm

Menurutnya mereka yang mengenakan helm memang bukan serta merta tak bisa mengalami kecelakaan. Namun jika mengalami kecelakaan, dampak yang ditimbulkan dari kecelakaan itu lebih ringan ketimbang mereka yang tak memakai helm.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Anies Ibaratkan Orang Sudah Divaksinasi Sama Dengan Pengendara Motor Menggunakan Helm
Anies Baswedan. ©2019 Merdeka.com

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menekankan pentingnya vaksin Covid-19. Dia mengumpamakan orang yang sudah divaksin Covid-19 seperti pengendara sepeda motor yang mengenakan helm.

Menurutnya mereka yang mengenakan helm memang bukan serta merta tak bisa mengalami kecelakaan. Namun jika mengalami kecelakaan, dampak yang ditimbulkan dari kecelakaan itu lebih ringan ketimbang mereka yang tak memakai helm.

"Jadi pakai helm, gak pakai helm dua-duanya bisa kecelakaan tapi kalau terjadi kecelakaan risiko yang lebih besar orang yang gak pakai helm. Jadi seperti vaksin kalaupun sudah vaksin masih bisa tertular tapi kalaupun tertular bisa OTG atau gejala ringan," ucap Anies, Minggu (15/8/2021).

Menurut Anies vaksinasi Covid-19 bukan hanya mendukung program pemerintah, tetapi juga menjaga penerimanya dari buruknya gejala yang ditimbulkan dari infeksi virus tersebut. Mereka yang telah divaksin bisa saja tertular Covid-19 namun gejala yang ditimbulkan tak sebesar yang dialami oleh mereka enggan divaksin.

"Jadi jaga jarak utama, sudah vaksin, prokes tetap diikuti sehingga kita terhindar risiko penularan," ujarnya.

Genjot Vaksinasi

Anies menerangkan pihaknya menggenjot vaksinasi Covid-19 di wilayahnya. Tercatat sampai hari ini setidaknya 9,2 juta penduduk di Ibu Kota telah menerima vaksin.

"Jadi setiap hari bisa sampai 200 ribu warga divaksin," ucap dia.

Upaya itu, menurut Anies pada akhirnya bermuara pada satu tujuan, yakni melindungi warga Jakarta dari paparan virus asal Wuhan, China tersebut.

"Jadi kami ingin semua terlindungi," pungkasnya.

Halaman
Rekomendasi