Anies Bersikukuh Sebut Daratan Hasil Reklamasi Sebagai Pantai, Bukan Pulau

Rabu, 26 Juni 2019 18:09 Reporter : Merdeka
Anies Bersikukuh Sebut Daratan Hasil Reklamasi Sebagai Pantai, Bukan Pulau Anies di Pulau Reklamasi. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bersikukuh reklamasi di teluk Jakarta bukan lagi sebuah proyek pulau buatan. Menurutnya, ketika hasil urukan menyatu dengan daratan maka berubah menjadi pantai.

"Coba lihat wilayah lain Jakarta Ancol, (Pantai) Mutiara reklamasi bukan? Reklamasi. Namanya apa, semuanya Pantai Indah Kapuk, Pantai Mutiara, Pantai Ancol, apa bedanya dengan yang ini (Pantai Reklamasi)? Sama, kan?" tegas Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (26/6).

"Justru malah kita konsisten, konsisten menamakan semua daratan yang ada di bagian pulau Jawa sebagai pantai," lanjutnya.

Anies telah mengubah nama tiga dari empat Pulau Reklamasi yang sudah dibangun, yakni pulau C, D, dan G. Hal itu tertuang dalam Keputusan Gubernur 1744 Tahun 2018. Pulau C diubah menjadi Pantai Kita, Pulau D menjadi Pantai Maju, dan Pulau G adalah Pantai Bersama.

Menurut Anies, penyebutan pulau kurang tepat, karenanya diganti menjadi kawasan pantai.

"Selama ini Pulau C, D, G. Sekarang menjadi kawasan pantai. Pulau C menjadi Kawasan Pantai Kita, B menjadi Pantai Maju, dan G Pantai Bersama," kata Anies di Balai Kota Jakarta, pada tahun lalu.

Proyek reklamasi kembali ramai diperbincangkan lantaran keluarnya izin mendirikan bangunan (IMB). Padahal sebelumnya, proyek itu dinilai banyak pelanggaran sehingga dilakukanlah penyegelan.

Namun Anies bersikukuh penerbitan IMB atas dasar pergub 206/2016 yang dikeluarkan gubernur DKI Jakarta sebelum dia. Pergub itu pula yang menjadi dasar pengembang mendirikan bangunan di lokasi tersebut.

Reporter: Ratu Annissa Suryasumirat

Sumber: Liputan6.com [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini