Ahok merasa warga DKI Jakarta kurang hiburan
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama mengapresiasi acara Syukuran Jakarta diselenggarakan DPD Partai Golkar DKI Jakarta. Atas acara ini, Ahok menjadi kepikiran perlunya pasar murah rutin digelar sebagai hiburan masyarakat ibu kota.
Basuki atau akrab disapa Ahok menilai, masih kurangnya acara hiburan diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan menengah. Kebanyakan sampai saat ini hiburan di ibu kota hanya bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi sudah mapan.
"Saya berterima kasih kepada Ketua Umum Golkar Pak Setya Novanto, Ketua Dewan Pakar Agung Laksono dan Ketua DPD Golkar DKI Fayakhun Andriadi yang sudah membuat acara ini. Acara ini bagus karena DKI harus punya banyak tempat hiburan dan rutin digelar," katanya di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (20/1).
Mantan Bupati Belitung Timur ini sempat memaparkan beberapa program agar rakyat tetap memberikan kesempatan kepadanya memimpin kembali. Mulai dari program jaminan bantuan pendidikan bagi seluruh warga ibukota, serta gratisnya pelayanan kesehatan.
Namun, Ahok mengakui, masih ada beberapa program yang belum dapat direalisasikannya dalam waktu dekat. Salah satunya pasar kulakan yang diperuntukkan para pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP). Sehingga harga kebutuhan pokok dapat dikendalikan.
"Kami sudah bekerja keras selama empat tahun. Perjuangan kami belum selesai, masih banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus kami selesaikan. Izinkan kami menyelesaikan dan melanjutkan perjuangan ini," terangnya.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya