13 ASN Pemprov DKI Dinyatakan Positif Covid-19

Kamis, 17 September 2020 14:31 Reporter : Merdeka
13 ASN Pemprov DKI Dinyatakan Positif Covid-19 Gedung Balai Kota DKI Jakarta. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir menyatakan sebanyak 13 aparatur sipil negara (ASN) yang berkantor di Blok G, Balai kota, Jakarta Pusat dinyatakan positif Covid-19.

Dia menyatakan jumlah tersebut terdiri dari staf, satu orang adalah eselon 3 dan asisten deputi gubernur.

"Delapan orang staf saya di BKD, tiga orang dari Biro Hukum. Lalu dua orang adalah pejabat eselon 3 yakni Kepala Bagian di Biro Hukum, dan Asisten Deputi Gubernur," kata Chaidir saat dihubungi, Kamis (17/9/2020).

Karena hal itu, kata dia, Gedung Blok G Balai kota ditutup sementara selama tiga hari. Chaidir juga menyatakan ASN tersebut telah melakukan tes swab pada Senin (14/9/2020).

"Semua disteril, tapi bukan karena Pak Sekda meninggal, bukan. Karena ada pegawai yang terpapar setelah Pak Sekda," ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan akan menutup Gedung Balai Kota DKI Jakarta selama tiga hari pasca beberapa pejabat yang terpapar Covid-19.

"Pastikan bahwa semua protokol Kesehatan diikuti. Pemprov DKI Jakarta khusus di Gedung G ini di balai kota akan ditutup," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Anies menyatakan penutupan bukan hanya karena kasus meninggalnya Sekda DKI Saefullah karena Covid-19.

“Bukan karena kasus pak sekda, tapi karena tadi pagi ditemukan ada dua orang pejabat, satu pejabat eselon dua, yang terpapar positif dan ada beberapa yang sedang menunggu hasil sore ini,” ujarnya.

Anies akan menutup Balai Kota selama tiga hari yakni 17-19 September 2020 atau Kamis hingga Sabtu mendatang. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini