Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

10 Tim dibentuk Anies sejak jadi gubernur, DPRD sebut penghamburan duit rakyat

10 Tim dibentuk Anies sejak jadi gubernur, DPRD sebut penghamburan duit rakyat Anies Baswedan bawa obor Asian Games 2018. ©2018 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Sejak menjadi gubernur DKI Jakarta, terhitung ada 14 tim yang dibentuk Anies Baswedan. Namun dalam kesehariannya, kerja tim tidak terlalu tampak.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Gembong Warsono, menilai pembentukan tim bentuk ketidakcerdasan dalam penggunaan anggaran.

"Yang pasti penghamburan duit rakyat sudah pasti, tidak cerdas dalam memanfaatkan alokasi anggaran," ujar Gembong di DPRD DKI Jakarta, Senin (20/8).

Dia menyebut seperti halnya Tim Pertimbangan Monas yang memiliki tugas serupa dengan Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas. Keduanya memiliki tugas membuat kain acara-acara yang diselenggarakan di Monas.

Sehingga bila hanya difungsikan sebagai pihak penyortir kegiatan, Gembong menyatakan Anies tak perlu sampai membentuk tim khusus.

"Kenapa musti bikin tim? PHL (pekerja harian lepas) saja bisa. UPT Monas kurang tenaga, bisa ditambahin kan, memaksimalkan organisasi yang sudah ada," ucapnya.

Karena hal itu, Gembong menyarankan agar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut dapat memaksimalkan yang sudah ada. "Kenapa mesti bikin organisasi baru lagi yang ujungnya hanya satu," jelas Gembong.

Sebelumnya, tercatat sebanyak 14 tim yang dibentuk oleh Pemprov DKI Jakarta dibawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 14 tim tersebut terdiri dari Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Tim Pertimbangan Penyelenggaraan Kegiatan/Acara di Kawasan Monumen Nasional dan Tim Perumusan Subsidi Perkeretaapian, Tim Percepatan Kegiatan Strategis Daerah, Badan Koordinasi Pengelolaan Reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Selanjutnya yakni Tim Kerja Percepatan Pengembangan Kawasan Kepulauan Seribu, Tim Tindak Lanjut Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi 2018, Tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Badan Promosi Pariwisata Daerah, Pusat Informasi, Promosi, dan Kerjasama Investasi, dan Tim Revitalisasi Taman Ismail Marzuki, Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum, dan Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah. Kemudian ada Tim Pelaksanaan Program OK Otrip.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP