Tiket Hanya Rp 5 Ribu, Wisata Bumi Tirtayasa Suguhkan Makanan Desa dan Sawah Indah
Merdeka.com - Wisata Desa Bumi Tirtayasa di Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten baru saja diresmikan oleh Bupati Ratu Tatu Chasanah, Kamis (16/3). Terdapat sejumlah daya tarik seperti kuliner dan view khas pedesaan yang sayang untuk dilewati.
Desa wisata ini mengusung konsep kearifan lokal dengan suguhan lainnya berupa tradisi dan kebudayaan setempat. Kawasan ini bisa dijadikan sebagai salah satu referensi destinasi keluarga saat berkunjung ke Kabupaten Serang.
"Ini potensi luar biasa di Desa Wisata Bumi Tirtayasa, dengan view persawahan bisa dikembangkan menjadi tempat wisata yang sangat menarik,” beber Bupati Ratu Tatu, merujuk ANTARA
Suguhkan Wisata Kuliner Khas Desa

©2023 YouTube Eri Wahyudi/Merdeka.com
Keunggulan lokasi tersebut terdapat di pemandangan persawahan hijau khas pedesaan Sunda serta kulinernya yang mengingatkan akan kampung halaman.
Kemudian ada juga wisata kolam renang yang cocok untuk dinikmati bersama keluarga untuk melepas Lelah dari hiruk pikuk selama sepekan. Terdapat juga suguhan kopi lokal dengan ragam varian yang akan memanjakan para penikmatnya.
“Nanti kita bantu cari barista agar bisa ada menu kopi yang enak, lalu kita upayakan ada atraksi kesenian tradisional, karena panggung sudah ada,” terang Ratu Tatu
Tersedia Homestay untuk Warga Bermalam
Menurut Ratu Tatu, wisata Desa Bumi Tirtayasa ini akan mengadopsi banyak seperti Desa Wisata Cikolelet, Anyer yang berhasil meraih juara di penghargaan Malam Anugerah Desa Wisata Indonesia atau ADWI 2021.
Keunggulan Desa Cikolelet terletak di kebudayaan serta tradisinya, kuliner hingga seni seperti Ngagurah Dano, tradisi prahprahan, ngayun atau marhaban, bertutur atau mamaca, nukuh dan ngiring panganten serta moro atau berburu binatang hama tanaman.
Kemudian ada juga kesenian tradisional seperti Pencak Silat, Rudat, Rampak Qasidah, Calung, Kendang hingga Marawis. Di sana juga tersedia ragam budidaya tanaman.
Menurut dia, wisatawan bisa mempelajarinya dan menginap di homestay yang tersedia. Di sini juga disuguhkan wisata religi seperti Makam Sultan Ageng Tirtayas dan wisata Tanara.
“Jadi nanti orang bisa berwisata sampai dua hari, menginap karena ingin menikmati destinasi wisata lainnya, roda perekonomian masyarakat juga berjalan,” kata Ratu Tatu
Tiket Masuknya Rp5 ribu
Dirinya berpesan agar masyarakat sebagai pengelola bisa menjaga kebersihan, dan melayani wisatawan dengan ramah agar nyaman serta betah untuk belajar di sana.
Kemudian, ada juga spot bermain anak-anak seperti waterpool, sepeda air bebek hingga offroad ATV.
Walau demikian saat ini masih proses pendirian, dan akan terus ditambah dengan wahana lainnya untuk menarik minat kunjungan wisata. Tiketnya sendiri saat ini hanya Rp5 ribu.
“Sebagian masih proses, nanti kita perbanyak wahananya, dan sekarang tiket masuk cukup terjangkau hanya Rp5.000 saja,” kata Kepala Desa Tirtayasa, Rido
(mdk/nrd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya