Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Unik, Kedai Kopi di Cirebon Ajak Penikmat Bersantai di Rumah Tua Berusia 100 Tahun

Unik, Kedai Kopi di Cirebon Ajak Penikmat Bersantai di Rumah Tua Berusia 100 Tahun Kedai kopi rumah tua di Cirebon. ©2021 Liputan6/Merdeka.com

Merdeka.com - Sebuah kedai kopi di bilangan Plumbon, Blok Pakuwon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat memiliki konsep yang unik dan berbeda. Seperti melansir dari Liputan6 Selasa (22/6), para pengunjung seakan diajak untuk menikmati secangkir kopi di sebuah rumah tua yang disebut berusia lebih dari 100 tahun.

Kesan unik tersebut sebetulnya sudah terlihat saat pertama kali datang. Di mana di bagian depan terpasang pintu kuno bergaya lawas yang langsung menyambut kedatangan para penikmat kopi di lokasi. Berikut informasi selengkapnya.

Menyesap Secangkir Kopi dengan Santai

kedai kopi rumah tua di cirebon

Kedai kopi rumah tua di Cirebon

©2021 Liputan6/Merdeka.com

Saat memasuki rumah tersebut, suasana lampu yang tak terlalu terang dengan ornamen wayang kulit Cirebonan dan motif dinding kuno seakan menemani para pelanggan yang kebanyakan warga Kabupaten Cirebon tersebut.

Suasana itulah yang kemudian menjadi daya tarik di kedai bernama Milarie Coffee, hingga mengundang pecinta kopi untuk menghabiskan suasana malam santainya.

"Saya tahu dari sosial media sekilas kaya horor ngopi uji nyali. Tapi ketika datang ke tempat langsung tidak begitu horor hanya nuansanya masih jadul," ungkap Dedi, salah seorang pengunjung Kedai Milarie Coffee Cirebon, Kamis (17/6/2021) lalu.

Struktur Bangunan Dibiarkan Asli

Di kesempatan itu, pemilik Kedai Milarie Cirebon, Imron Janu Amperanu mengungkapkan jika bangunan tersebut memang tak pernah diubah sedikit pun. Ia mengaku jika suasana kolonial sengaja disuguhkan agar para penikmat merasa nyaman saat meminum kopi di sini.

Begitu pula rentetan hiasan lain yang kental dengan nuansa klasik sengaja ia pampang di antara tembok agar kesan dinding klasik yang antik tetap terlihat. 

"Berbeda karena tempatnya dan masuk dengan konsep yang pernah saya terapkan di tmpat sebelumnya. Hanya saja disini lebih luas dan mungkin sedikit yang perlu diperbaiki," kata pria yang akrab disapa Epek itu.

Kesan Menenangkan

Di bagian belakang bangunan utama juga sudah disiapkan Epek dengan suasana ruang terbuka dan beberapa baris bangku batako dan kayu yang makin menambah perasaan menenangkan saat menikmati menu andalan di sana.

Lampu gantung, serta beberapa pohon pun menambah kesan vintage yang tentunya disukai oleh kalangan muda di Cirebon.

"Ngopi rasa uji nyali walaupun suasana dianggap horor tapi banyak yang datang jadi kesannya bukan horor. Justru yang horor kalau siang karena tidak banyak yang datang," sambung Imron.

Menu di Milarie Coffee

Untuk menu, ia mengatakan banyak yang menjadi andalan di tempatnya yakni cold brew, kopi susu gula aren, black sire atau kopi lemon soda. Ada juga menu non kopi seperti thai tea, green tea hingga cokelat.

Selain minuman, kedai Milarie Coffee juga menyediakan sejumlah kudapan ringan untuk camilan pelengkap secangkir kopi.

"Simpel seperti kentang goreng, sosis, otak-otak mie rebus dan mi goreng hanya untuk ganjal perut saja. Harga mulai dari Rp 14 ribu sampai Rp 20 ribu," kata dia.

Baginya, suasana ngopi yang berbeda dan menarik perhatian bisa menjadi sasaran milenial untuk menikmati minuman sembari mengabadikan momen. Hanya saja menurut dia perlu sedikit perbaikan guna menambah kesan estetik di kedainya. 

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP