Menyusuri Gang Nikmat, Tawarkan Sajian Khas Rumahan dengan Rasa Bintang Lima
Merdeka.com - Sebagai kota tujuan wisata, Bandung memiliki ragam tempat makan yang menarik untuk didatangi. Menyuguhkan cita rasa khas rumahan, “Gang Nikmat” di kawasan Cihapit bisa jadi salah satu pilihannya.
Lokasi ini belakangan menjadi alternatif tujuan kuliner karena menawarkan konsep tempat dan menu yang estetik. Sesuai namanya, Gang Nikmat didirikan persis di dalam sebuah lorong pemukiman dan jadi salah satu tempat hidden gem di sana.
Diungkapkan Co-founder bernama Agianda Zendhy, walau menyuguhkan menu khas rumahan, namun rasa bintang lima. Dikombinasikan dengan bumbu khas Asia, sajian di Gang Nikmat patut dicoba.
Suguhkan Ayam Goreng Telur Asin sampai Sidat Gulai

Salah satu menu makanan di Gang Nikmat ©2023 Dokumentasi Humas Pemkot Bandung/Merdeka.com
Cita rasa Asia yang berpadu dengan menu khas rumahannya, membuat makanan di tempatnya disukai pelanggan. Walau demikian, dirinya sejauh ini hanya menjual 5 hingga 7 menu maincourse.
Comfort food menjadi ciri khas dari Gang Nikmat, sehingga bisa menyasar banyak kalangan lewat menu ayam goreng telur asin, sampai sidat asap berkuah gulai yang menggugah selera.
"Kalau bisa pilih, ada tiga menu yang menjadi andalan di antaranya ayam gulung telur asin, sop ayam stamina, dan sidat asap gulai.” Kata pria yang karib disapa Agi itu, mengutip laman Humas Pemkot Bandung, Jumat (3/2).
Pengalaman yang Berbeda
Didirikannya Gang Nikmat juga tak hanya sekedar menyuguhkan cita rasa yang khas. Agi ingin pengunjung merasakan dua pengalaman sekaligus saat makan di tempatnya. Menikmati hidangan di gang sempit Bandung.
Ini juga relevan dengan suguhan menu utamanya yang hanya lima sampai tujuh, karena ia ingin mengajak pengunjung untuk bisa menentukan menu favorit saat kembali lagi ke tempatnya.
"Kita bikin bagaimana mereka bisa menikmati makanan dan suasana di sini. Sehingga menu yang disediakan memang tidak terlalu banyak. Main coursenya 5-7 menu,” terangnya
Selain menu utama, kudapan di sana juga wajib dicicipi yakni Kailan Crispy. Kailan adalah sayuran hijau yang dibuat renyah dengan bumbu gurih. Agi memanennya dari kebun milik sendiri.
“Ditambah kita punya kudapan yaitu kailan krispi. Kailannya kita panen sendiri di kebun yang ada di Parongpong," jelasnya.
Asal Usul Nama Gang Nikmat
Adapun nama Gang Nikmat tidak sengaja ditemukan karena saat itu ia bersama rekannya belum memiliki tempat untuk dibangun sebuah kafe makan.
“Kita ketemu namanya dulu yaitu Gang Nikmat. Setelah itu, kita baru cari tempatnya. Akhirnya di tahun 2018 kita buka," terangnya.
Menurut Agi, menu-menu di sini lahir dari rekannya yang sempat kuliah perhotelan di bagian kitchen. Sebelumnya lokasi Gang Nikmat berada di Jalan Riau.
"Akhirnya, tahun 2020 pindah ke Jalan Cihapit Gg. Masjid No.6 yang memang lokasinya di gang. Cocok dengan konsep yang kita inginkan," lanjut Agi.
Jam Operasional
Setelah pindah ke Cihapit, nama Gang Nikmat semakin melejit, terlebih setelah munculnya istilah hidden gems yang sudah diterapkan tempat makan tersebut sejak 2018 lalu karena biaya sewa di gang murah.
"Di tahun 2021 dan 2022 muncul istilah hidden gem. Padahal tahun 2018 itu kita memilih di dalam gang karena biaya sewanya sedikit. Tapi ternyata sekarang ada istilah hidden gem yang membuat kita akhirnya menjadi unik,"
Untuk harga menunya sendiri, berkisar Rp18 ribu sampai Rp50 ribuan, dengan jam operasional mulai pukul 09.00 WIB sampai 21.00 WIB.
“Meski beberapa kali gagal, akhirnya kita bisa menemukan konsep yang pas lewat Gang Nikmat ini yang akhirnya bisa berdiri sampai sekarang sudah lima tahun,” tandasnya
(mdk/nrd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya