VIDEO: Gubernur Dedi Mulyadi Keras! di Indonesia Banyak 'Pungutan' Negara, Tapi Masih Banyak Rakyatnya Miskin

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan di masa Rassullah rakyatnya tidak diwajibkan membayar pajak, melainkan hanya membayar zakat.

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
VIDEO: Gubernur Dedi Mulyadi Keras! di Indonesia Banyak 'Pungutan' Negara, Tapi Masih Banyak Rakyatnya Miskin
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengkritik tajam PT Perkebunan Nusantara (PTPN) yang dinilai abai terhadap tupoksinya dan lebih fokus pada penyewaan lahan daripada mengoptimalkan perkebunan, seperti kasus proyek Eiger Camp di kaki Gunung Tangkuban Para (© 2025 Antaranews)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan di masa Rassullah rakyatnya tidak diwajibkan membayar pajak, melainkan hanya membayar zakat. Karena pada saat itu zakat memiliki fungsi pengelolaan negara yang dikelola oleh Baitul Mal. Sedangkan di Indonesia di mana zakat dikelola oleh Baznas sedangan negara melalui APBN.

Dedi juga menyingung di Indonesia saat ini banyak 'pungutan' yang diklaim untuk memenuhi rasa keadilan rakyat. Namun pada kenyataannya keadilan itu belum dirasakan masyarakat masih banyak rakyat miskin, anak-anak tak mampu sekolah dll.

"Alangkah malunya kita di hadapan Allah di negeri yang beriman dan beramal saleh ini ketika punggutan negara ada pungutan zakat ada tetapi rasa adil belum terwujud berarti kita Sebagai penyelenggara negara belum bisa memaknai dan memahami Islam secara paripurna. kami sampaikan bahwa pemerintah provinsi Jawa Barat menyampaikan permohonan maaf" kata Demul, dikutip Selasa (1/4).

Rekomendasi