10 Orang Meninggal Dunia, Ini 3 Fakta Truk Trailer Seruduk Tiang di Bekasi

Dari informasi di lapangan, kejadian ini bermula dari truk yang diketahui mengangkut besi melaju hingga menabrak tiang telekomunikasi. Nahasnya di lokasi yang merupakan dekat sekolah itu terdapat sejumlah anak-anak yang tengah menunggu kendaraan di halte hingga tertabrak truk tersebut.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
10 Orang Meninggal Dunia, Ini 3 Fakta Truk Trailer Seruduk Tiang di Bekasi
Truk trailer tabrak tiang di Bekasi. ©2022 YouTube Liputan6 SCTV/Merdeka.com

Peristiwa kecelakaan yang melibatkan truk tronton trailer terjadi di Jalan Sultan Agung, Bekasi Barat, Kota Baru, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (31/8). Kejadian itu turut menyebabkan 10 orang meninggal dunia.

Dari informasi di lapangan, kejadian ini bermula dari truk yang diketahui mengangkut besi melaju hingga menabrak tiang telekomunikasi. Nahasnya, di lokasi yang merupakan dekat sekolah itu terdapat sejumlah anak-anak yang tengah menunggu kendaraan di halte hingga tertabrak truk tersebut.

Berikut faktanya.

Jumlah Korban Mencapai 30 Orang

Disampaikan Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman, dari hasil penyelidikan sementara di lapangan, total warga yang menjadi korban kecelakaan tunggal truk besar itu berjumlah 30 orang.

Dari sana 10 di antaranya meninggal dunia, dan 20 orang lainnya menjalani perawatan medis karena mengalami luka-luka. Latif mengatakan, perawatan korban dibagi di dua rumah sakit, yakni Rumah Sakit Umum Daerah dan Rumah Sakit Ananda.

“Untuk korban dibagi dua lokasi perawatan, 7 orang di Rumah Sakit Daerah dan 23 lain Rumah Sakit Ananda. Tkpnya ini berada di Jalan Sultan Agung, Bekasi Kota, depan formula,” kata Latif, merujuk kanal Liputan6 SCTV

Anak-Anak jadi Korban saat Tengah Menunggu Kendaraan untuk Pulang

Disampaikan Latif, bahwa anak-anak yang menjadi korban kecelakaan truk nahas tersebut saat kejadian tengah menunggu kendaraan umum di halte.

Namun tanpa disangka, sebuah truk trailer bermuatan besi tiba-tiba melaju dan menghantam halte tersebut. Tak hanya anak-anak, penjual makanan hingga sopir mobil boks turut menjadi korban kecelakaan karena tertimpa tiang telekomunikasi itu.

Adapun kecelakaan tersebut turut melibatkan sejumlah sepeda motor, satu kendaraan pick up boks hingga anak-anak sekolah. Tragisnya beberapa kendaraan didapati berada di kolong truk tersebut.

“Awalnya di halte anak anak sekolah itu nunggu angkutan, tapi tiba-tiba ada tronton nyelonong ke arah mereka dan nabrak halte lalu nabrak tiang pemancar telekomunikasi,” lanjutnya.

Penyebab Kecelakaan

Sampai saat ini pihak kepolisian masih belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan yang terjadi siang bolong itu. Namun rem blong diduga menjadi penyebab kecelakaan itu. Polisi juga menemukan keadaan perseneling kendaraan berada di posisi gigi tiga.

Kecelakaan ini turut menyebabkan kemacetan karena banyak warga yang berkerumun dan membantu proses evakuasi.

Untuk kejadian kecelakaan terjadi pada Rabu (31/8/2022) pukul 10.20 WIB, siang. Polisi masih terus mengumpulkan informasi di lokasi, termasuk mengungkap penyebab kecelakaan. Sopir sudah diamankan.

Rekomendasi