Sebagai salah satu tempat dengan panorama alam yang indah, Gunung Salak telah lama menjadi spot favorit untuk didatangi banyak kalangan. Beberapa dari mereka bahkan memilih bermalam di villa-villa kawasan tersebut, demi mengistirahatkan diri dari ramainya hiruk pikuk perkotaan.
Namun sayangnya tak semua tempat penginapan di Gunung Salak terjaga keberadaannya. Seperti yang ditampilkan pada Youtube Sang Penjelajah Amatir pada 7 September lalu, di mana terdapat sebuah villa dengan kondisi yang terlihat misterius. Bahkan untuk mencapai lokasi, pria yang diketahui bernama Regi itu harus rela menembus hutan demi mengakses bangunan mewah itu.
Seperti ditampilkan di video, kondisi villa yang didatangi Regi masih terlihat kokoh, dengan beberapa bagian ruangannya yang tetap utuh meski tak ditempati puluhan tahun dan tersembunyi di balik semak belukar. Seperti apa faktanya? Berikut informasi selengkapnya.
Advertisement
30 Tahun Tak Ditempati
Dalam kesempatan itu, pria yang juga kerap menjelajah di bangunan serta gedung terbengkalai tersebut menceritakan jika villa yang tak diketahui namanya ini sudah kosong selama kurang lebih 30 tahun.
Bahkan menurut dia, selama ini belum pernah ada Youtuber yang mengunjungi dan menjelajah lokasi tersebut. Di kesempatan itu, Regi turut mengungkap bahwa ada banyak vila di kaki Gunung Salak yang sudah terbengkalai dan susah di akses karena beragam faktor.
"Explore vila terbengkalai yang sudah 30 tahun kosong berada di gunung salak dan belum pernah ada youtuber yang pernah ke sini selain saya. Di sini juga ada 15 vila kosong terbengkalai, cuman akses yang susah karena sudah diselimuti semak belukar jadi saya ambil beberapa vila saja yang bisa saya masuki," kata Regi di deskripsi video.
Advertisement
Diselimuti Semak Belukar dan Pepohonan
Advertisement
Bangunan Bergaya Barat
Setelah menjelajah di villa pertama, Regi juga melanjutkan penjelajahan di villa lainnya yang tak jauh dari lokasi. Dan saat menuju lokasi bangunan berikutnya, aksesnya sudah sangat sulit ditembus. Banyak pepohonan hingga tanaman merambat yang menutupi jalan aspal di sana.
Walau demikian, dengan mengikuti patokan jalan tersebut akhirnya sampai ke bangunan yang lebih terlihat bagus. Di villa kedua, bentuk bangunannya jauh lebih terjaga dengan sebagian besar cat dan desain interior masih belum rusak. Uniknya di villa ke dua, bentuk bangunannya mirip gaya barat dengan tempat perapian di salah satu sisi ruangnya.
"Wah villa yang ini jauh lebih bagus ya dari villa sebelumnya. Dan lihat ini, ini sih kaya villa di luar negeri, ada tempat pembakarannya kalau kita kedinginan" sebut dia.