Kesehatan merupakan suatu hal yang sangat penting dan berharga baik itu kesehatan secara fisik, mental maupun sosial. Sebab kesehatan sangat berpengaruh terhadap produktivitas manusia.
Beberapa tahun belakangan isu kesehatan mental atau kesehatan jiwa menjadi salah satu isu penting yang banyak dibicarakan di tengah masyarakat umum. Tak lain karena informasi mengenai pentingnya kesehatan mental atau jiwa mulai banyak beredar di berbagai media massa maupun media sosial.
Untuk mencegah kemungkinan mengalami depresi atau masalah kesehatan mental lainnya penting bagi kita untuk mencegahnya dengan segera memeriksakan bila mengalami gejala-gejala yang mengarah pada depresi. Belakangan telah banyak website yang menyediakan tes mental secara online. Namun, penting kamu ketahui bahwa hasil tersebut tidak bisa menjadi patokan yang serius tanpa pengawasan dokter.
Untuk mengetahui kondisi mental kamu sedang bermasalah atau tidak, kamu perlu melakukan tes kesehatan mental yang benar agar bisa lebih mudah mengambil langkah pengobatan berikutnya. Lebih jauh berikut ini informasi mengenai tes kesehatan mental, lengkap dengan kegunaannya telah dirangkum dari Liputan6.com dan Healthline:
Advertisement
Pengertian Mental
Sebelum abad pertengahan, kesehatan mental seringkali dikaitkan dengan kekuatan gaib, makhluk halus, ilmu sihir dan jenisnya. Oleh karenanya, jika terjadi gangguan kesehatan mental pada individu, maka cara penanganannya adalah dengan melakukan upacara ritual atau perlakuan tertentu supaya roh jahat dalam tubuh individu tersebut dapat keluar.
Seiring perkembangan waktu dan kemunculan tokoh-tokoh dalam bidang medis di Yunani seperti Hippocrates, maka konsep kesehatan mental mulai menggunakan konsep biologis yang menganggap bahwa gangguan mental terjadi disebabkan adanya gangguan kondisi biologis seseorang, penanganan atas gangguan tersebut menjadi lebih manusiawi.
Kesehatan mental merupakan kondisi di mana individu memiliki kesejahteraan yang tampak dari dirinya yang mampu menyadari potensinya sendiri, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup normal pada berbagai situasi dalam kehidupan, mampu bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta mampu memberikan kontribusi kepada komunitasnya.
Advertisement
Seputar Tes Kesehatan Mental
Tes mental merupakan suatu pengujian yang dilakukan untuk menguji fungsi kognitif seseorang. Dalam hal ini, tes mental dilakukan dengan memeriksa penampilan, orientasi, rentang perhatian, memori, keterampilan bahasa, dan keterampilan penilaian pasien.
Pengujian status mental juga dapat disebut sebagai pemeriksaan status mental atau pengujian neurokognitif. Tes mental ini dapat diberikan oleh sejumlah penyedia layanan kesehatan. Namun, seorang psikolog adalah pihak yang paling berkompeten untuk melakukan pengujian yang lebih kompleks ketika ada pertanyaan tentang gangguan neurokognitif tertentu.
Advertisement
Kegunaan Tes Mental
Tes status mental dapat dilakukan untuk membantu mendiagnosis penyakit mental atau kondisi yang mempengaruhi otak.
Tes mental tersebut membantu mendiagosis beberapa kondisi seperti penyakit alzheimer, gangguan pemusatan perhatian (ADD), gangguan bipolar, demensia, trauma kepala, gangguan kepribadian, cacat intelektual, gangguan neurokognitif, skizofrenia, stroke, serangan iskemia transien (TIA): kadang-kadang disebut sebagai "stroke mini" yang berlangsung kurang dari 24 jam.
Advertisement
Prosedur Tes Kesehatan Mental
Dokter dan psikolog akan melakukan pemeriksaan kesehatan mental pasien melalui berbagai metode. Akan tetapi, metode yang paling utama dilakukan di dalam pemeriksaan kesehatan mental adalah wawancara dan observasi, baik dengan pasien ataupun dengan keluarga pasien.
Meskipun demikian, pemeriksaan tambahan lainnya seperti tes darah atau urine mungkin juga akan dilakukan untuk mendukung atau mengonfirmasi diagnosis.