Menjadi pengantin merupakan dambaan banyak orang. Duduk di pelaminan menjadi raja dan ratu sehari dan mendapatkan banyak doa dari orang-orang yang hadir dalam acara pernikahan merupakan suatu perjalanan hidup yang penting.
Pernikahan merupakan momen sakral, agung, dan monumental bagi setiap pasangan hidup yang mengikat janji sebagai suami istri dengan tujuan membentuk suatu keluarga bahagia dan kekal.
Baca juga: Doa pengantin agar harmonis dan juga samawa
Pernikahan juga jadi suatu bagian dari kehidupan di antara kedua insan yang diharapkan mampu bertahan sepanjang hidupnya. Menikah tak hanya mengucapkan janji satu sama lain tapi juga menyatukan dua keluarga beserta dengan lingkungannya. Maka dari itu pernikahan tak bisa dianggap sepele, sebab dalam sebuah pernikahan terdapat fiqih pernikahan serta tujuan pernikahan itu sendiri.
Maka dari itu, sebelum menikah penting bagi seorang pengantin untuk mempelajari banyak hal termasuk doa pengantin. Berikut ini informasi mengenai doa pengantin dan artinya, lengkap dengan keutamaannya telah dirangkum merdeka.com melalui NU Online dan brilio.net.
Advertisement
Doa Pengantin dan Artinya
بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ وَعَافِيَةٍ
Bârakallâhu laka, wa bâraka ‘alaika, wa jama‘a bainakumâ fî khairin wa ‘afiyah.
Artinya, “Semoga Allah SWT memberi berkah untukmu. Semoga Allah menurunkan kebahagiaan atasmu. Semoga Allah SWT menyatukan kamu berdua dalam kebaikan dan ‘afiyah,” (Lihat Sayid Utsman bin Yahya, Maslakul Akhyar, Cetakan Al-‘Aidrus, Jakarta).
Advertisement
Adab dan Keutamaan Pernikahan Menurut Beberapa Hadist
Adapun hadist yang menerangkan keutamaan menikah salah satunya ada di dalam Sunan Ibn Mājah, yakni dalam kitab Nikah, bab Keutamaan Nikah sebagai berikut:
:ْتَلاَق َةَشِئاَع ْ َع ِمِساَقْلا ِ َع ٍنوُْيَ ُْب ىَسيِع اَنَفَثَّدَح ُمَدآ اَنَفَثَّدَح ِرَهْزَلأا ُْب ُدَْحَْأ اَنَفَثَّدَحملسو هيلع للها ىلص ِهَّللا ُلوُسَر َلاَقَِّنُس ْ ِ ُااَ نِّنلانِّنَِِّ ْيَلَفَف َِّنُسِب ْلَْعَفَي َْلَ ْ ََفَّنِإَف ِماَينِّصلاِب ِهْيَلَعَفَف ْدَِيَ َْلَ ْ ََو ْحِ ْنَفَيْلَفَف ٍلْوَط اَذ َناَك ْ ََو َمَُلأا ُمُ ِب ٌرِثاَ ُ نِّنِِّإَف اوُجَّوَزَفَتَوٌءاَجِو ُهَل َمْوَّصلا
Mewartakan kepada kami Ahmad bin Al-Azhar, mewartakan kepada kami Adam, mewartakan kepada kami „Isa bin Maimūn, dari Al-Qāsim, dari„Aisyah, dia berkata:
Rasulullah saw. bersabda:
“Nikah adalah termasuk sunnahku, maka barang siapa tidak mengamalkan sunnahku, maka dia tidak termasuk kelompokku. Dan kawinlah kamu sekalian sebab aku berbangga kepada umat-umat yang lain akan banyaknya kamu sekalian.Barang siapa yang mempunyai kemampuan, maka hendaklah dia menikah.Dan barangsiapa yang tidak mendapatinya, maka haruslah dia berpuasa.Sebab sesungguhnya puasa, bagi farji adalah peredam syahwat”
Advertisement
Makna Mendalam dari Doa Pengantin
Menikah bukan hanya termasuk sunah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Melainkan bisa pula hukumnya menjadi wajib jika seorang muslim sudah masuk kategori mampu baik jasmani maupun rohani.
Melakukan pernikahan berarti telah sepakat untuk hidup bersama menjalani biduk rumah tangga baik suka maupun duka. Bukan hanya materi yang jadi bekal ke depannya, tetapi juga rasa saling terbuka dan menghormati satu sama lain. Dalam menjalani kehidupan rumah tangga bentengi hati dengan doa yang istikomah.
Bukan hanya dari pengantin, doa-doa juga dihadapkan datang dari orang-orang yang menyaksikan pernikahan tersebut. Doa pengantin memiliki banyak makna mendalam untuk kehidupan kedua mempelai yakni sebagai berikut:
1. Keberkahan Rezeki
Allah berfirman dalam Alquran surah An Nur ayat 32:
"Wa angkiul-aym mingkum wa-lina min 'ibdikum wa im`ikum, iy yakn fuqar`a yugnihimullhu min falih, wallhu wsi'un 'alm"
Artinya:
“Dan, kawinkanlah orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan, Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An-Nur ayat 32)
2. Keberkahan Keturunan
Keturunan begitu penting di dalam sebuah hubungan. Pasalnya, banyak pasangan yang menderita, hingga berujung perceraian, ketika belum diberi keturunan. Hadirnya anak-anak (keturunan) akan membawa keharmonisan lebih pada pasangan.
3. Memberi Ketentraman pada Keluarga
Yang dimaksud ialah menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Allah SWT berfirman pada Alquran surah Ar-Rum ayat 21 yang artinya: “Dan, di antara tanda-tanda kekuasaa-Nya ialah Ia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Rum ayat 21)