Selain Ferdian Paleka, Ini 5 Aksi Prank yang Berujung ke Meja Polisi

Tak hanya kali ini saja, beberapa aksi prank sebelumnya juga pernah berujung harus berurusan dengan pihak polisi.

Andriana Faliha
Oleh Andriana Faliha - Reporter
Selain Ferdian Paleka, Ini 5 Aksi Prank yang Berujung ke Meja Polisi
Ferdian Paleka Youtuber 'Sampah' Diprank. ©2020 Merdeka.com

Aksi prank kini seolah menjadi tren. Banyak masyarakat di berbagai belahan dunia, tak terkecuali Indonesia membuat konten video prank. Tak sedikit pula, dari aksi tersebut malah menjadi malapetaka. Seperti halnya yang dibuat oleh Youtuber asal Bandung, Ferdian Paleka.

Video prank yang diunggahnya pada Minggu (3/5/2020) bertajuk 'PRANK KASIH MAKANAN KE BANCI CBL' sontak membuat heboh dan mendapat kecaman dari banyak orang.Pasalnya, Ferdian membuat video prank kepada transpuan dengan memberi mereka kotak sembako berisi sampah.

Terkait hal itu, Ferdian harus berurusan dengan polisi. Dirinya ditangkap polisi pada Jumat (8/5/2020) kemarin di Jalan Tol Tangerang-Merak, di KM 19.Sebelum tertangkap, Ferdian sempat melarikan diri dan sempat masuk daftar pencarian orang (DPO). Namun, pelariannya berakhir dan ditetapkan sebagai tersangka dengan hukuman pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun atau denda paling banyak Rp12 miliar.

Tak hanya kali ini saja, beberapa aksi prank sebelumnya juga pernah berujung harus berurusan dengan pihak polisi. Berikut ini merdeka.com rangkum dari berbagai sumber, aksi-aksi prank yang berujung ke meja polisi, Jumat (8/5/2020).

Aksi Prank Hantu Tuyul

Sebelum ramai aksi prank Ferdian Paleka, polisi pernah menyiduk aksi prank hantu tuyul. Prank bernuansa horor tersebut terciduk karena aksinya dianggap meresahkan.

Bocah berinisial A yang dikabarkan masih berusia 13 tahun itu diamankan oleh polisi setelah melakukan aksi prank sebagai tuyul bersama kedua temannya yang bertugas mengambil gambar dari jarak jauh.  

Saat melancarkan aksinya, mereka justru berpapasan dengan polisi yang berpatroli. Bocah tersebut pun kabur dan bersembunyi di semak-semak. Namun, akhirnya berhasil ditangkap.

Mereka diamankan polisi dan akhirnya dikembalikan ke orang tuanya usai dinasehati.

Irsyad Farid/Facebook ©2020 Merdeka.com

Prank Bunuh Diri di Jembatan

Selanjutnya, ada prank bunuh diri yang dibuat oleh seorang mahasiswa yang akhirnya juga harus diamankan oleh pihak kepolisian.  Dirinya melakukan aksi prank bunuh diri yang ia tujukan untuk temannya. 

Mahasiswa asal Banjar Dukuh Pulu Kaja, Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, ini melakukan aksi prank dengan cara melakukan percobaan bunuh diri di Jembatan Tukad Yeh Pandan atau Jembatan Kembar di Bali pada 21 Januari 2020 lalu. Dari aksi gurauannya itu, mahasiwa dari universitas swasta Denpasar ini diamankan anggota Polsek Tabana kota.

Aksinya berujung ke pihak polisi lantaran pranknya diketahui oleh warga sekitar yang langsung menghubungi polisi. Padahal Ayu hanya ingin berniat prank temannya yang kebetulan melintas di kawasan tersebut.

liputan6.com ©2020 Merdeka.com

Sekelompok Youtuber Asal Sumbawa

Sekelompok youtuber asal Sumbawa juga harus berurusan dengan polisi karena membuat konten prank terkena virus corona. Video yang diunggah di  channel YouTube RMK Sounds Official menjadi viral dan dianggap meresahkan warga sekitar, sehingga polisi langsung menindaklanjuti aksi iseng mereka.

Akibat 'keisengan' mereka, mereka pun ditangkap dan dimintai keterangan terkait aksi prank  itu. Polres Sumbawa pun mengunggah foto yang memperlihatkan para youtuber tersebut di kantor polisi. Mereka pun dimintai klarifikasi dan perminta-maafan langsung ke publik.

polres_sumbawa/instagram ©2020 Merdeka.com

 

Prank Pocong di Gowa Sulawesi Selatan

Seorang remaja berinisial MS juga sempat berurusan dengan polisi dan ditangkap petugas Patroli Motor Polres Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Remaja itu ditangkap polisi akibat ulahnya meresahkan masyarakat karena mengenakan kostum kain putih menyerupai pocong untuk menakut-nakuti warga yang melintas di jalanan.

MS ditangkap petugas saat beraksi menakuti pengguna jalan yang melintas di depan rumahnya jalan Mustafa Daeng Bunga, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Jumat, pukul 02.00 WITA.

Modusnya sengaja menakuti warga dengan duduk di pinggir jalan mengenakan pakaian mirip pocong untuk membuat video prank kemudian akan disebar di media sosial. Video ekspresi orang saat aksi itu berhasil direkam berdurasi dua menit.

Prank Pocong di Semarang

Prank yang sama juga dilakukan remaja asal Mijen, Semarang. Polisi menangkap MF saat nge-prank jadi pocong untuk menakuti warga yang melintas di eks Puskesmas Mijen di Jalan Raya Semarang-Boja.

MF pun dibawa ke Mapolsek Mijen guna dimintai keterangan beserta barang bukti kain putih yang dikenakan. Dari keterangan MF, menjadi pocong hanya iseng. Saat itu dilakukan dengan dua temannya. Namun, keisengannya membuat resah warga yang tengah melintas.

Kini, aksinya berakhir tanpa proses hukum dan hanya diberi pembinaan akibat aksi jahilnya itu.

Rekomendasi