Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebab Penyakit Diabetes yang Perlu Diwaspadai, Perhatikan Gejala dan Penanganannya

Penyebab Penyakit Diabetes yang Perlu Diwaspadai, Perhatikan Gejala dan Penanganannya Diabetes. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Diabetes merupakan penyakit kronis serius yang terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa), atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Bisa dibilang diabetes adalah masalah kesehatan masyarakat yang penting. Pasalnya diabetes menjadi salah satu dari empat penyakit tidak menular prioritas yang menjadi target tindak lanjut oleh para pemimpin dunia.

Selain penyakit kardiovaskuler, Diabetes Militus juga merupakan salah satu penyebab utama penyakit ginjal dan kebutaan pada usia di bawah 65 tahun. Selain itu, diabetes juga bisa menjadi penyebab terjadinya amputasi, disabilitas hingga kematian.

Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), saat ini sudah ada sekitar 150 juta orang yang mengalami diabetes di seluruh belahan dunia. Maka tak heran, kalau penyakit diabetes semakin menjadi perhatian karena jumlah penderitanya yang terus bertambah.

Sementara itu, kebanyakan dari penderita penyakit diabetes baru mengetahuinya ketika sudah terjadi komplikasi. Salah satu upaya mencegah risiko terkena penyakit diabetes adalah dengan mengetahui apa saja yang menjadi penyakit tersebut.

Dengan mengetahui penyebab diabetes lebih cepat maka kamu juga dapat melakukan pencegahan atau penanganan sedini mungkin. Berikut penyebab penyakit diabetes yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com dan Infodatin Kemenkes pada Sabtu (3/10/2020).

Penyebab Penyakit Diabetes

Penyakit Diabetes Tipe 1

Pada penyakit diabetes tipe 1 ini biasanya terjadi karena sistem kekebalan tubuh penderita menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. Hal inilah yang mengakibatkan peningkatan kadar glukosa darah, sehingga terjadi kerusakan pada organ-organ tubuh.

Seseorang akan lebih mudah mengalami penyakit diabetes tipe 1 ini jika memiliki faktor risiko seperti berikut:

  • Memiliki keluarga dengan riwayat diabetes tipe 1.
  • Menderita infeksi virus.
  • Orang berkulit terang diduga lebih mudah mengalami diabtes tipe 1 dibandingkan ras lain.
  • Diabetes tipe 1 banyak terjadi pada usia 4-7 tahun dan 10-14 tahun, walaupun diabetes tipe 1 dapat muncul pada usia berapapun.
  • Penyakit Diabetes Tipe 2

    Sedangkan pada diabetes tipe 2 merupakan jenis penyakit diabetes yang lebih sering terjadi. Penyakit diabetes jenis ini disebabkan oleh sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadap insulin, sehingga insulin yang dihasilkan tidak dapat digunakan dengan baik.Pada kasus diabetes tipe 2, seseorang akan lebih mudah mengalami kondisi ini jika memiliki faktor risiko seperti:

  • Kelebihan berat badan.
  • Memiliki keluarga dengan riwayat diabetes tipe 2.
  • Kurang aktif. Pasalnya aktivitas fisik ini membantu mengontrol berat badan, membakar glukosa sebagai energi, dan membuat sel tubuh lebih sensitif terhadap insulin. Jadi, kalau kurang aktif bergerak, seseorang bisa lebih mudah terkena diabetes tipe 2 ini.
  • Bertambahnya usia.
  • Menderita tekanan darah tinggi.
  • Memiliki kadar kolesterol dan trigliserida abnormal. Seseorang yang memiliki kadar kolesterol baik atau HDL yang rendah dan kadar trigliserida yang tinggi lebih berisiko mengalami diabetes tipe 2.
  • Gejala Diabetes

    Pradiabetes atau diabetes tipe 2 biasanya tidak menunjukkan gejala pada awalnya. Sementara itu, pada diabetes tipe 1, gejala dapat berkembang dengan cepat.Beberapa tanda dan gejala penyakit DM atau diabetes tipe 1 dan tipe 2 adalah:Meningkatnya haus dan sering buang air kecil

  • Rasa lapar yang ekstrem
  • Turun berat badan tanpa sebab
  • Kelelahan dan pandangan kabur
  • Luka sembuh sangat lama
  • Sering mengalami infeksi, seperti pada gusi, kulit, hingga vagina.
  • Diabetes tipe 1 dapat berkembang pada usia berapapun, biasanya muncul selama masa kanak-kanak atau remaja. Diabetes tipe 2 merupakan tipe yang lebih umum dan dapat terjadi pada usia berapapun, walau lebih sering dialami orang yang berusia lebih dari 40 tahun.

    Penanganan Penyakit Diabetes

    Untuk mengendalikan diabetes, Kementerian Kesehatan telah membentuk 13.500 Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) untuk memudahkan akses warga melakukan deteksi dini penyakit diabetes. Selain itu masyarakat juga diimbau untuk melakukan aksi cerdik dengan melakukan hal-hal di bawah ini, yaitu:

    1. Cek kesehatan secara teratur untuk mengendalikan berat badan agar tetap ideal dan tidak berisiko mudah sakit, periksa tensi darah, gula darah, dan kolesterol secara teratur.
    2. Enyahkan asap rokok dan jangan merokok.
    3. Rajin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, seperti olahraga, berjalan kaki, membersihkan rumah. Upayakan hal tersebut dilakukan dengan baik, benar, teratur dan terukur.
    4. Diet yang seimbang dengan mengonsumsi makanan sehat dan gizi seimbang, konsumsi buah sayur mininal 5 porsi per hari, sedapat mungkin menekan konsumsi gula hingga maksimal 4 sendok makan atau 50 gram per hari, hindari pula makanan dan minuman yang manis atau yang berkarbonasi.
    5. Istirahat yang cukup.
    6. Kelolah stres dengan baik dan benar.

    (mdk/nof)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP