Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebab Osteomalacia yang Perlu Diwaspadai, Kondisi yang Sebabkan Tulang Melunak

Penyebab Osteomalacia yang Perlu Diwaspadai, Kondisi yang Sebabkan Tulang Melunak ilustrasi tulang. menshealth.com

Merdeka.com - Osteomalacia juga dikenal sebagai pelunakan tulang. Kondisi ini terjadi ketika tulang baru tidak mengeras sebagaimana mestinya setelah terbentuk. Osteomalacia dapat mempengaruhi setiap orang dari segala usia karena manusia akan terus mengalami pergantian tulang.

Pergantian tulang terjadi ketika tubuh menyerap kembali jaringan lama dan membentuk jaringan tulang baru, dimulai dengan lapisan dalam yang lembut yang terdiri dari kolagen. Dalam proses lain yang disebut mineralisasi, lapisan dalam ini akan dilapisi dengan mineral yang membentuk kulit luar yang keras.

Namun, ketika seseorang menderita osteomalacia, kulit luar yang keras ini tidak terbentuk sepenuhnya, sehingga membuat kolagen menjadi lunak. Kondisi ini tidak sama dengan osteoporosis, yang membuat tulang yang sudah terbentuk menjadi lemah.

Dalam artikel berikut, kami akan sampaikan lebih lanjut tentang penyebab osteomalacia dan gejalanya yang perlu diwaspadai, dilansir dari healthline.com.

Penyebab Osteomalacia

Kekurangan vitamin D adalah penyebab osteomalacia yang paling umum. Vitamin D sendiri adalah nutrisi penting yang membantu Anda menyerap kalsium dalam tubuh. Vitamin D juga membantu menjaga kadar kalsium dan fosfat untuk membantu tulang terbentuk dengan baik.

Vitamin D sendiri merupakan vitamin yang dibuat di dalam kulit melalui paparan ultraviolet (UV) di bawah sinar matahari. Vitamin D juga dapat diserap melalui makanan seperti produk susu dan ikan.

Tubuh Anda tidak dapat memproses kalsium yang dibutuhkan tulang agar tetap kuat jika Anda memiliki kadar vitamin D yang rendah. Kekurangan vitamin D yang menjadi penyebab osteomalacia dapat disebabkan karena:

  • masalah dengan pola makan
  • kurangnya paparan sinar matahari
  • masalah pada usus
  • Anda mungkin juga mengalami masalah dalam penyerapan vitamin D atau masalah memecah makanan untuk melepaskannya jika Anda pernah menjalani operasi untuk mengangkat bagian perut atau usus kecil Anda.

    Penyerapan vitamin D yang buruk ini juga dapat menjadi penyebab osteomalacia. Kondisi tertentu yang dapat mengganggu penyerapan vitamin D antara lain:

  • Penyakit celiac yang dapat merusak lapisan usus dan mencegah penyerapan nutrisi penting seperti vitamin D.
  • Beberapa jenis kanker yang dapat mengganggu pemrosesan vitamin D.
  • Gangguan ginjal dan hati yang dapat mempengaruhi metabolisme vitamin D.
  • Pola makan yang tidak mengandung fosfat dapat menyebabkan penipisan fosfat, yang pada akhirnya dapat menjadi penyebab osteomalacia. Obat-obatan untuk mengobati kejang (seperti fenitoin dan fenobarbital) juga dapat menjadi penyebab osteomalacia.

    Gejala Osteomalacia

    Ada beberapa gejala dari osteomalacia. Gejala yang paling umum adalah tulang yang mudah patah. Gejala lainnya bisa berupa kelemahan otot. Hal ini terjadi karena adanya masalah pada area di mana otot menempel pada tulang. Seseorang yang menderita osteomalacia mungkin mengalami kesulitan berjalan atau memiliki gaya berjalan yang tidak stabil.

    Nyeri tulang, terutama di pinggul, juga merupakan gejala umum dari osteomalacia. Rasa sakit dan nyeri ini dapat menyebar dari pinggul ke bagian tubuh seperti:

  • punggung bagian bawah
  • panggul
  • kaki
  • tulang rusuk
  • Jika Anda juga memiliki kadar kalsium yang sangat rendah dalam darah, Anda mungkin juga akan mengalami:

  • irama jantung tidak teratur
  • mati rasa di sekitar mulut
  • mati rasa di lengan dan kaki
  • kejang di tangan dan kaki
  • Pengobatan Osteomalacia

    Jika dokter mendeteksi adanya osteomalacia lebih awal, Anda mungkin hanya perlu mengonsumsi suplemen oral vitamin D, kalsium, atau fosfat. Ini menjadi pengobatan pertama jika Anda memiliki masalah penyerapan karena cedera usus atau operasi, atau jika memiliki diet rendah nutrisi penting.

    Dalam kasus yang jarang terjadi, Anda dapat menerima asupan vitamin D dalam bentuk suntikan melalui kulit atau secara intravena melalui pembuluh darah di lengan.

    Anda mungkin juga perlu menghabiskan waktu di luar ruangan di bawah sinar matahari sehingga tubuh dapat membuat cukup vitamin D di kulit Anda.

    Anda mungkin juga memerlukan perawatan jika Anda memiliki kondisi lain yang mendasari dan mempengaruhi metabolisme vitamin D. Anda memerlukan pengobatan untuk sirosis dan gagal ginjal untuk mengurangi osteomalacia.

    Anak-anak dengan kasus osteomalacia atau rakhitis yang parah mungkin harus memakai kawat gigi atau menjalani operasi untuk memperbaiki deformasi tulang.

    (mdk/ank)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP