Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Kepanjangan WHO, Berikut Tugas dan Sejarahnya

Mengenal Kepanjangan WHO, Berikut Tugas dan Sejarahnya Ilustrasi sakit. ©Shutterstock/Pressmaster

Merdeka.com - Kepanjangan WHO adalah World Health Organization yang merupakan Organisasi Kesehatan Dunia yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Organisasi ini memiliki tanggung jawab untuk memberikan arah dan kebijakan dalam penanganan kesehatan masyarakat dunia. Organisasi ini dapat juga dikatakan sebagai lembaga penasihat.

WHO memiliki markas besar di Jenewa, Swiss, di mana saat berkunjung kita akan disambut oleh warna-warni dari 194 bendera anggota organisasi tersebut. Saat pandemi singkatan WHO menjadi salah satu yang sering berseliweran di media sosial. Namun meskipun WHO cukup populer, tak banyak yang tahu mengenai kepanjangan dari singkatan itu sendiri hingga tugas apa yang diemban dan bagaimana sejarahnya masih menjadi pertanyaan publik yang perlu segera dijawab.

Jika kamu termasuk orang yang masih belum memiliki gambaran jelas mengenai kepanjangan WHO baik tugas maupun sejarahnya, maka berikut ini informasi lengkapnya telah dirangkum merdeka.com melalui who.int dan berbagai sumber lainnya pada Selasa, (25/1/2022).

Kepanjangan WHO dan Sejarahnya

Kepanjangan WHO adalah World Health Organization merupakan organisasi internasional di bawah PBB yang didirikan pada 7 April 1948. WHO terdiri atas Lembaga Perwakilan beranggotakan 193 negara dan badan eksekutif WHO terdiri atas 34 orang yang dipilih setiap tiga tahun sekali.

Badan eksekutif sendiri terdiri dari orang-orang yang memiliki keahlian khusus dalam bidang kesehatan, sementara lembaga perwakilan yang menentukan siapa yang akan menjadi Direktur Jenderal, merencanakan organisasi dan membahas laporan badan eksekutif WHO.

Indonesia sendiri mulai resmi bergabung menjadi anggota WHO pada 23 Mei 1950 hingga saat ini. Dalam kurun waktu 68 tahun sejak Indonesia resmi menjadi anggota WHO, WHO banyak memberikan dukungan program kesehatan di Indonesia, khususnya dalam meningkatkan kapasitas institusi maupun individu guna mendukung kebijakan kesehatan tingkat nasional maupun komitmen global.

Tugas WHO

Berdasarkan deklarasi WHO 1948, WHO memiliki fungsi antara lain sebagai berikut:

  1. Bertindak, mengarahkan, dan mengkoordinir kewenangan otoritas dalam upaya kesehatan internasional.
  2. Membantu pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, berkerjasama dengan badan-badan khusus lain jika perlukan.
  3. Mencegah terjadinya kerugian nyata terkait dengan kesehatan masyarakat dunia.
  4. Membantu perkembangan kesehatan mental, terutama yang mempengaruhi keselarasan hubungan antarmanusia, dan mempromosikan dan melakukan riset dalam bidang kesehatan.

Selain itu, WHO juga punya tanggung jawab luas terkait kesehatan termasuk menangani epidemi global obesitas dan diabetes, mengurangi kematian di lapangan, menghapuskan penyakit yang bisa diatasi oleh vaksin seperti polio, berusaha mengurangi jumlah kematian ibu dan anak dalam persalinan.

Tetapi penting untuk diingat kembali bahwa WHO hanyalah lembaga penasihat. Mereka bisa membuat rekomendasi bagi negara-negara anggota mengenai apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesehatan warga dan mencegah penyebaran wabah penyakit. Mereka tidak punya kekuatan memaksa rekomendasi itu.

(mdk/nof)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP