Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus Covid-19 Kota Bandung Kembali Naik, Pemkot Siap Batasi Mobilitas Masyarakat

Kasus Covid-19 Kota Bandung Kembali Naik, Pemkot Siap Batasi Mobilitas Masyarakat Wali Kota Bandung Yana Mulyana. ©2022 Liputan6 /Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat siap memberlakukan pembatasan sosial di kegiatan masyarakat. Hal ini karena kasus Covid-19 di ibu kota Jabar itu kembali meningkat beberapa waktu terakhir.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengaku khawatir akan kembali melonjaknya virus yang menyerang sistem pernapasan itu. Pihaknya kemudian berupaya melakukan pencegahan melalui pembatasan keramaian termasuk penegakan protokol kesehatan.

“Peningkatan kasus Covid-19 memang terjadi beberapa waktu belakangan, termasuk bed occupancy ratio (BOR), ini menunjukkan tingkat keparahannya meningkat, karena rumah sakit kembali terisi pasien penyakit itu,” kata Yana, Selasa (15/11), mengutip ANTARA.

Khawatir dengan Libur Natal dan Tahun Baru

ilustrasi corona

©2020 Merdeka.com

Yana mengungkapkan, pembatasan dilakukan sekaligus untuk mencegah potensi lonjakan kasus yang dimungkinkan terjadi pada akhir tahun. Hal ini, juga sudah diprediksi oleh pemerintah pusat di Jakarta.

Menurutnya, walau pembatasan akan kembali menyulitkan warganya dan masyarakat lain dalam beraktivitas, namun hal ini demi mencegah sebaran virus Corona yang masih belum selesai.

“Keliatannya akan kami akan coba batasi lagi kegiatan masyarakat, karena Pemerintah Kota Bandung jujur cukup khawatir dengan akhir tahun besok,” katanya.

Jumlahnya di Atas Seribu Kasus

Sementara itu, untuk sebaran Covid-19 di Kota Bandung saat ini telah mencapai seribu kasus atau dengan rata-rata kasus harian mencapai 90 sampai 100 kasus dalam satu hari.

Yana menambahkan jika pembatasan nantinya akan dilakukan dengan mengurangi jumlah pengunjung di dalam sebuah acara, sehingga kapasitasnya tidak lagi 100 persen.

Selain itu, pihak Pemkot Bandung juga akan mempersiapkan fasilitas kesehatan yang tersebar di hampir seluruh wilayah kota, sehingga bisa lebih mudah dijangkau oleh masyarakat, termasuk juga menggencarkan vaksinasi booster.

“Karena pemerintah pusat juga memprediksi kemungkinan lonjakan pasca akhir tahun, khawatirnya akan menimbulkan kenaikan,” tandas Yana.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP