Jenis Golongan Darah beserta Penjelasannya, Perlu Tahu Sebelum Donor
Merdeka.com - Meskipun darah setiap orang terdiri dari bagian dasar yang sama, ada banyak variasi darah yang ada di dunia. Ada delapan jenis golongan darah yang berbeda, dan jenis yang Anda miliki tergantung pada gen yang diwarisi dari orang tua Anda.
Kebanyakan orang memiliki sekitar 4-6 liter darah. Darah Anda terdiri dari berbagai jenis sel yang mengapung dalam cairan yang disebut plasma, yaitu:
Apa yang membuat darah Anda berbeda dari darah orang lain adalah kombinasi unik dari molekul protein yang Anda miliki, yang disebut antigen dan antibodi. Antigen hidup di permukaan sel darah merah Anda, sedangkan antibodi ada di plasma Anda. Kombinasi antigen dan antibodi dalam darah adalah dasar dari jenis golongan darah Anda.
Melansir dari webmd.com, kami mengulas lebih lanjut tentang jenis golongan darah yang sering ditemui dan juga jenis golongan darah yang langka.
Jenis Golongan Darah
Ada delapan jenis golongan darah yang berbeda, yaitu:
Empat golongan darah utama didasarkan pada apakah Anda memiliki dua antigen spesifik atau tidak -- A dan B. Dokter menyebutnya Sistem Golongan Darah ABO.
Jenis Golongan Darah Langka
Definisi umum dari jenis golongan darah langka adalah salah satu yang terjadi pada tingkat 1 per 1.000 orang atau kurang. Definisi lain adalah bahwa golongan darah Anda langka jika Anda tidak memiliki antigen yang dimiliki oleh kebanyakan orang atau memang memiliki antigen yang tidak dimiliki kebanyakan orang. Namun, golongan darah bisa saja langka dalam satu lokasi atau kelompok etnis, namun lebih sering terjadi pada kelompok orang yang berbeda.
Di luar sistem ABO, ada ratusan antigen (protein) yang mungkin melekat pada sel darah merah. Beberapa sangat langka sehingga hanya sedikit orang yang memilikinya.
Salah satu golongan darah paling langka di dunia adalah bernama Rh-null. Golongan darah ini berbeda dari Rh negatif karena tidak memiliki antigen Rh sama sekali. Kurang dari 50 orang yang memiliki golongan darah ini. Itulah kenapa jenis golongan darah ini kadang-kadang disebut "darah emas."
Pentingnya Golongan Darah
Golongan darah ditemukan pada tahun 1901 oleh seorang ilmuwan Austria bernama Karl Landsteiner. Sebelum itu, para dokter mengira semua darah sama, sehingga banyak orang meninggal karena transfusi darah.

©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman
Sekarang para ahli tahu bahwa jika mencampur darah dari dua orang yang memiliki golongan darah berbeda, darah dapat menggumpal, dan bisa berakibat fatal. Itu karena orang yang menerima transfusi memiliki antibodi yang benar-benar akan melawan sel-sel darah donor, dan menyebabkan reaksi toksik.
Agar transfusi darah aman dan efektif, penting bagi donor dan penerima untuk memiliki golongan darah yang cocok. Orang dengan golongan darah A dapat dengan aman menerima golongan darah A, dan orang dengan golongan darah B dapat menerima golongan darah B.
Yang terbaik adalah ketika donor dan penerima adalah pasangan yang sama persis dan darah mereka melalui proses yang disebut pencocokan silang. Tetapi pendonor tidak selalu harus memiliki jenis darah yang sama persis dengan orang yang menerimanya. Terpenting, tipe darah mereka harus kompatibel.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya