Fungsi Obat Omeprazole, Kenali Efek Sampingnya
Merdeka.com - Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau penyakit refluks esophagus merupakan suatu keadaan di mana terjadinya refluks isi lambung ke dalam esofagus yang menimbulkan gejala klinik. Refluks dapat terjadi dalam keadaan normal yang biasanya berhubungan dengan kondisi tertentu, seperti posisi berbaring setelah makan atau pada saat muntah.
Bila terjadi refluks, esofagus akan segera berkontraksi untuk membersihkan lumen dari refluksat tersebut sehingga tidak terjadi suatu kontak yang lama antara refluksat dan mukosa esofagus.
Penyakit ini frekuensinya cukup tinggi di negara maju. Di Indonesia sendiri kasus GERD belum ada data epidemiologinya. Namun kasus penyakit ini seringkali tidak terdiagnosis sebelum menimbulkan keluhan yang berat. Salah satu obat yang dapat mengatasi GERD adalah Omeprazole.
Omeprazole kerap diresepkan oleh dokter untuk mengatasi keluhan GERD atau asam lambung. Obat ini tak dapat digunakan sembarangan, karena harus menggunakan resep dokter.
Lebih jauh berikut ini informasi lengkap mengenai fungsi obat omeprazole, kenali efek sampingnya telah dirangkum merdeka.com melalui publikasiilmiah.ums.ac.id dan berbagai sumber lainnya.
Fungsi Omeprazole
Omeprazole termasuk dalam obat maag golongan penghambat pompa proton atau proton pump inhibitors (PPIs). Fungsi omeprazole sangat akrab dengan penderita maag.
Tak hanya itu, fungsi omeprazole lainnya dapat mengatasi beberapa kondisi seperti penyakit Refluks Gastroesofagel atau GERD, Esofagitis erosif atau kerusakan terkait asam pada kerongkongan, tukak lambung, dan infeksi lambung yang disebabkan oleh Helicobacter pyloribacteria.
Dalam beberapa kasus, fungsi omeprazole juga dapat mengatasi penyakit langka yang disebabkan oleh tumor di pankreas atau usus, yang disebut sindrom Zollinger-Ellision. Sementara fungsi omeprazole lainnya juga dapat mengurangi gejala pada tubuh seperti mulas, kesulitan menelan, hingga batuk terus-menerus.
Efek Samping Omeprazole
Meskipun terkenal ampuh mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan lambung, namun omeprazole tetap memiliki efek samping yang sama pentingnya kamu ketahui seperti halnya fungsi dari omeprazole itu sendiri.
Efek samping omeprazole yang bersifat serius adalah peningkatan risiko terkena pneumonia, hipomagnesemia, kolitis akibat Clostridium difficile, serta nefrititial akut. Interaksi obat di antaranya adalah perubahan absorpsi obat lain akibat perubahan kondisi lambung menjadi alkali.
Sementara itu, efek samping umum omeprazole berupa mual, muntah, diare, sakit kepala, pusing, nyeri abdomen, serta rasa kembung. Efek samping yang lebih jarang terjadi berupa sakit punggung, lemas, serta bercak kemerahan pada kulit.
Dosis Omeprazole
Pada umumnya, obat omeprazole hadir dalam bentuk kapsul, tablet, suntikan, serta cairan khusus. Mengonsumsi obat pereda asam lambung ini tentunya perlu mengikuti arahan dokter atau aturan pakai pada kemasan produk.
Melansir National Health Services, lebih baik minum omeprazole sehari sekali di pagi hari. Untuk gejala yang lebih serius, dibutuhkan 2 hari sekali, yakni pagi dan sore hari. Adapun berikut ini informasi sejumlah dosis minum omeprazole pada orang dewasa yaitu:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya