Fungsi Firewall pada Jaringan Komputer, Berikut Manfaat dan Cara Kerjanya

Rabu, 16 September 2020 13:45 Reporter : Novi Fuji Astuti
Fungsi Firewall pada Jaringan Komputer, Berikut Manfaat dan Cara Kerjanya Ilustrasi komputer. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/gyn9037

Merdeka.com - Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat seperti sekarang, semua orang dapat mengakses internet dengan sangat mudah. Penggunaan internet kini sangat sulit dipisahkan dari kehidupan manusia.

Internet menyediakan banyak informasi dan menjadi media berkomunikasi yang tak terbatas jarak. Namun ibarat internet adalah rumah kita, maka sangat menakutkan bila tidak memiliki kunci untuk melindungi apa yang tersimpan di dalamnya. Oleh karena itulah kita membutuhkan apa yang disebut dengan firewall.

Firewall merupakan sistem keamanan jaringan komputer yang berfungsi untuk melindungi komputer dari berbagai macam serangan komputer luar. Dengan adanya firewall, dapat dipastikan bahwa data pada komputer atau server web yang terhubung tidak akan bisa diakses oleh siapapun di Internet.

Jika terjadi kejanggalan seperti pihak lain yang mencoba mengakses informasi pribadi, maka otomatis akan diblokir oleh firewall. Firewall pada jaringan komputer dapat diterapkan terhadap software, hardware, maupun sistem yang terdapat dalam komputer.

Berikut informasi mengenai fungsi firewall pada jaringan komputer yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com dan dosenpendidikan.co.id.

2 dari 5 halaman

Fungsi Firewall

1. Mencegah Informasi Bocor
Fungsi firewall yang pertama lebih dari sekadar mencatat aktivitas pengguna. Firewall mampu mencegah bocornya informasi yang berharga. Lebih jelasnya, firewall mencegah pengguna mengirim file berharga yang bersifat konfidensial atau rahasia kepada pihak lain.

2. Sebagai Pos Keamanan Jaringan
Fungsi firewall berikutnya termasuk dalam mengontrol lalu lintas data saat mengakses jaringan privat yang dilindungi. Semua lalu lintas yang keluar masuk jaringan harus melewati firewall untuk dilakukan pemeriksaan, entah itu dengan cara menyaring, membatasi atau bahkan menolak. Sementara itu, firewall juga akan bekerja menurut kriteria seperti alamat IP dari komputer sumber, Port TCP/UDP sumber dari sumber, alamat IP dari komputre tujuan, Port TCP/UDP tujuan pada komputer tujuan, dan informasi dari header.

3. Sebagai Kontrol Pengawas Arus Paket Data
Selain sebagai pos keamanan jaringan, fungsi firewall lainnya adalah sebagai kontrol pengawas arus paket data yang mengalir pada jaringan. Selain itu, fungsi firewall juga mencakup modifikasi paket data yang datang sehingga mampu menyembunyikan sebuah IP address.

4. Mencatat Aktivitas Pengguna
Berikutnya, setiap kali pengguna komputer mengakses data, firewall akan mencatatnya sebagai dokumentasi (log files). Catatan data tersebut akan digunakan untuk mengembangkan sistem keamanan komputer. Selain itu, fungsi firewall beroperasi untuk melakukan autentifikasi terhadap akses ke jaringan.

3 dari 5 halaman

Manfaat Firewall

 ilustrasi komputer©2013 Merdeka.com/Shutterstock/gyn9037

  • Memodifikasi paket data yang ada di firewall yang disebut dengan Network Address Translation (NAT).
  • Dipercayai sebagai akurasi data seperti informasi keuangan, spesifikasi produk, harga produk dan banyak lainnya.
  • Menjaga informasi rahasia dan berharga milik pengguna yang berkemungkinan menyelinap keluar tanpa sepengetahuan.
  • Sebagai filter yang digunakan untuk mencegah lalu lintas tertentu mengalir ke subnet jaringan.
4 dari 5 halaman

Jenis-Jenis Firewall


1. Personal Firewall
Jenis firewall yang pertama adalah personal firewall yang didesain untuk melindungi sebuah komputer yang terhubung ke jaringan dari akses yang tidak dikehendaki. Firewall jenis ini akhir-akhir ini berevolusi menjadi sebuah kumpulan program yang bertujuan untuk mengamankan komputer secara total, dengan ditambahkannya beberapa fitur pengaman tambahan semacam perangkat proteksi terhadap virus, anti-spyware, anti-spam, dan lainnya.

2. Network Firewall
Jenis firewall yang kedua adalah network firewall yang didesain untuk melindungi jaringan secara keseluruhan dari berbagai serangan. Umumnya dijumpai dalam dua bentuk, sebuah perangkat terdedikasi atau sebagai sebuah perangkat lunak yang diinstalasikan dalam sebuah server.

Contoh dari firewall ini adalah Microsoft Internet Security and Acceleration Server (ISA Server), Cisco PIX, Cisco ASA, IPTables dalam sistem operasi GNU/Linux, pf dalam keluarga sistem operasi Unix BSD, serta SunScreen dari Sun Microsystems, Inc. yang dibundel dalam sistem operasi Solaris.

5 dari 5 halaman

Cara Kerja Firewall

 

  1. Firewall bekerja dengan cara menganalisis paket data yang keluar dan masuk ke dalam lingkungan yang dilindungi oleh sistem firewall. Paket data yang mengandung kejanggalan akan ditolak untuk masuk ataupun keluar jaringan komputer yang dilindungi.
  2. Filter firewall akan bekerja melakukan pemeriksaan sumber dari paket data yang masuk untuk mengontrol paket dari mana saja yang boleh masuk. Sistem juga akan melakukan pemblokiran pada jenis jaringan tertentu sekaligus mencatat lalu lintas paket data yang mencurigakan.

[nof]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Komputer PC
  3. Ragam
  4. Jabar
  5. Yogyakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini