Efek Samping Obat Depresi yang Perlu Diketahui, Sebabkan Insomnia hingga Sembelit
Merdeka.com - Obat depresi atau antidepresan adalah pilihan pertama untuk mengobati gangguan depresi mayor. Mereka juga dapat membantu mengobati kondisi kecemasan, seperti gangguan kecemasan umum.
Ada berbagai jenis antidepresan berdasarkan cara kerjanya di dalam otak. Beberapa obat ini lebih baik dalam mengobati kondisi dan gejala tertentu. Namun, obat depresi ini juga diiringi dengan potensi efek samping.
Umumnya, setiap jenis obat menyebabkan efek samping yang berbeda. Setiap orang juga dapat merespons antidepresan dalam cara yang berbeda. Beberapa orang mungkin tidak memiliki efek samping yang mengganggu, sementara yang lain mungkin memiliki satu atau lebih efek samping yang serius.
Bicaralah dengan dokter atau profesional kesehatan mental tentang efek samping yang dialami. Untuk beberapa obat depresi, pemantauan kadar darah dapat membantu menentukan kisaran efektivitas dan sejauh mana dosis dapat disesuaikan untuk membantu mengurangi efek samping.
Dalam artikel berikut, kami akan memaparkan apa saja efek samping obat depresi yang mungkin akan muncul, dilansir dari laman mayoclinic.org.
Mual
Efek samping obat depresi yang pertama adalah mual. Mual biasanya dimulai di awal setelah mulai minum obat depresi. Efek samping ini mungkin akan hilang setelah tubuh menyesuaikan diri dengan obat.
Berat Badan Bertambah
Efek samping obat depresi yang kedua yaitu berat badan bertambah. Berat badan mungkin bertambah karena retensi cairan atau kurangnya aktivitas fisik, atau karena memiliki nafsu makan yang lebih tinggi ketika gejala depresi mereda. Beberapa antidepresan lebih mungkin menyebabkan penambahan berat badan daripada yang lain.
Jika khawatir tentang penambahan berat badan ini, tanyakan kepada dokter apakah ini karena efek samping dari antidepresan yang diresepkan dan diskusikan cara untuk mengatasi masalah ini.
Pertimbangkan cara ini:
Kelelahan

boldsky.com
Efek samping obat depresi yang ketiga yakni kelelahan. Kelelahan dan kantuk sering terjadi, terutama selama minggu-minggu pertama mulai mengonsumsi antidepresan.
Cobalah cari ini:
Insomnia
Efek samping obat depresi yang keempat adalah insomnia. Beberapa antidepresan juga dapat menyebabkan insomnia, sehingga Anda mungkin akan sulit untuk tidur atau tetap tertidur. Anda bisa mencoba cara ini:
Mulut Kering
Efek samping obat depresi yang kelima yaitu mulut kering. Mulut kering adalah efek samping yang biasa muncul dari banyak antidepresan. Untuk meringankannya, cobalah cara ini:
Sembelit

pexels
Efek samping obat depresi yang selanjutnya adalah sembelit. Sembelit sering dikaitkan dengan antidepresan trisiklik karena mengganggu fungsi normal saluran pencernaan dan sistem organ lainnya. Antidepresan lain terkadang jua menyebabkan sembelit.
Cobalah cara ini untuk meringankannya:
Pusing
Pusing lebih sering terjadi karena obat depresi trisiklik dan inhibitor monoamine oksidase (MAOIs) dibandingkan dengan antidepresan lainnya. Obat-obatan ini dapat menyebabkan tekanan darah rendah, yang mengakibatkan pusing.
Coba cara ini untuk meringankannya:
Efek Samping Seksual
Banyak antidepresan menyebabkan efek samping seksual, misalnya seperti penurunan gairah seks dan kesulitan mencapai orgasme. Dan beberapa antidepresan dapat menyebabkan kesulitan mendapatkan atau mempertahankan ereksi (disfungsi ereksi). Selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) lebih mungkin menyebabkan efek samping seksual daripada antidepresan lainnya.
Untuk mengatasinya, cobalah cara ini:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya