Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dulu Jadi Andalan saat Musim Mudik, Ini Sederet Sisa Kenangan Jalur Pantura Jawa Barat yang Masih Ada

Dulu Jadi Andalan saat Musim Mudik, Ini Sederet Sisa Kenangan Jalur Pantura Jawa Barat yang Masih Ada

Dulu Jadi Andalan saat Musim Mudik, Ini Sederet Sisa Kenangan Jalur Pantura Jawa Barat yang Masih Ada

Walau masa kejayaan jalur pantura di musim mudik lebaran sudah berakhir, namun sisa-sisa nostalgia itu masih bisa dirasakan.

Sudah dua hari terakhir volume kendaraan roda dua maupun roda empat terpantau meningkat menuju arah timur. Warga ibu kota mulai melakukan perjalan mudik lebaran ke kampung halaman, seiring liburnya siswa sekolah dan aktivitas perkantoran.

Namun setiap musim mudik tiba, ada banyak hal yang menjadi kenangan salah satunya jalur pantai utara (Pantura) Jawa Barat. Sekitar 15 sampai 20 tahun lalu, jalur pantura Jawa Barat selalu jadi andalan warga Jakarta saat pulang kampung.

Mulai keluar gerbang Tol Cikampek hingga sepanjang jalur pantura Indramayu menuju Cirebon, kemacetan kendaraan selalu tak terhindarkan.

Kendati demikian 10 tahun terakhir, kondisinya berubah. Kemacetan jalur pantura Jawa Barat yang rutin terjadi seakan lenyap tergusur Tol Cikampek Palimanan (Cipali).

Namun bagi yang ingin bernostalgia melewati jalur pantura menuju Jawa Tengah maupun Jawa Timur, masih dapat dijumpai sisa kenangan musim mudik di masa lalu. 

Penasaran kenangan apa saja yang masih tersisa di jalur legendaris itu? Yuk simak informasi selengkapnya.

Gambar: Youtube Goduaempat

Dulu Jadi Andalan saat Musim Mudik, Ini Sederet Sisa Kenangan Jalur Pantura Jawa Barat yang Masih Ada
Simpang Mutiara dan Jomin Masih Menanti

Simpang Mutiara dan Jomin Masih Menanti

Bagi yang terbiasa mudik menggunakan jalur pantura, Simpang Mutiara dan Jomin sudah pasti dilewati. Dua pertemuan jalan ini dulu sering jadi sorotan karena sering menjadi penyebab kemacetan.

Di Simpang Mutiara misalnya, para pemudik akan bersinggungan dengan warga lokal yang beraktivitas di Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang. Ini akan menjadi salah satu biang kemacetan sampai beberapa kilometer ke depan.

Tak jauh, pemudik juga akan menemui simpang yang penuh kenangan sekaligus menjadi jalur nerakan yakni Simpang Jomin yang menjadi titik pertemuan warga dari selatan Jawa Barat, Karawang Kota hingga Jakarta di barat.

“Nah dulunya waktu tahun 2000-an, daerah sini ya, Simpang Mutiara sampai Simpang Jomin itu puncaknya macet ya,” kata seorang kreator video di kanal Goduaempat yang melewati jalur tersebut baru-baru ini.

Untuk saat ini, kedua simpang tersebut masih terpantau ramai lancar namun tak menutup kemungkinan volume kendaraan akan meningkat, meski tidak akan sama saat sebelum adanya Tol Cipali.

Masih ada Pusat Oleh-oleh Tape Singkong

Masih ada Pusat Oleh-oleh Tape Singkong

Deretan toko oleh-oleh di sepanjang Kecamatan Kotabaru, Karawang, saat ini juga masih terlihat beroperasi. Meski ada penurunan jumlah penjual, tidak seperti 15 sampai 20 tahun lalu.

Toko oleh-oleh tersebut kebanyakan menjual peuyeum singkong atau tape singkong yang bercita rasa manis. Ciri khasnya, para pedagang menggantung tape-tape tersebut di etalase sehingga terlihat dengan jelas oleh para pemudik.

Menurut pedagang, tape-tape ini berasal dari Kecamatan Plered dengan ukuran yang besar dan berwarna putih dari proses peragian. Setelah adanya Tol Cipali, penjualan terus menurun.

Namun tak ada salahnya bernostalgia untuk mudik ke kampung halaman menggunakan jalur pantura dan membeli oleh-oleh di para pedagang yang masih buka untuk buah tangan ke keluarga tercinta.

Rumah Makan Nikki yang Legendaris Masih Buka

Rumah Makan Nikki yang Legendaris Masih Buka

Satu tempat yang pernah berjaya di masa ramainya jalur pantura Jawa Barat adalah rumah makan Nikki yang legendaris.

Rumah makan ini diketahui sudah ada sejak puluhan tahun silam. Terdapat beberapa cabang di sepanjang jalur Subang hingga Karawang.

Mengutip Youtube Reang Vlog, rumah makan Nikki memiliki konsep prasmanan dengan menu rumahan yang khas. Di sana dijual aneka masakan mulai dari tumis, pepes, telur balado sayur, ayam goreng, olahan ikan sampai daging sapi.

Biasanya rumah makan ini menjadi tempat istirahat para sopir truk dan menjadi favorit sopir bus kala musim mudik lebaran. 

Penyapu Koin di Jembatan Kali Sewo Indramayu Masih Ada

Penyapu Koin di Jembatan Kali Sewo Indramayu Masih Ada

Saat memasuki Kabupaten Indramayu, tepatnya di Jembatan Kali Sewo, pemudik biasa menjumpai para penyapu uang koin yang berderet di pinggir jalan. sampai Rp10 ribu.

Mereka yang merupakan warga satu kampung dengan sabar menanti para pengendara yang melempar uang koin maupun kertas pecahan Rp2 ribu.

Sepinya jalur pantura karena banyak yang beralih ke Tol Cipali tak membuat mereka menyerah. Sampai dengan musim mudik 2024 ini puluhan warga masih mengais uang receh yang dilempar pengendara.

Menurut salah satu penyapu uang koin, tradisi ini sudah berlangsung sejak zaman Belanda. Dulu, ada rombongan ronggeng yang melintas di sekitar Sungai Kali Sewo yang kini telah menjadi jembatan. Lalu perjalanan mereka terhambat karena kendala teknis.

Usut punya usut, mereka harus melemparkan barang berharga berupa koin agar perjalanan bisa dilanjutkan. Akhirnya setelah melemparkan uang, rombongan bisa kembali melanjutkan perjalanan dan menyeberangi sungai lewat jembatan bambu sederhana.

Dulu Jadi Andalan saat Musim Mudik, Ini Sederet Sisa Kenangan Jalur Pantura Jawa Barat yang Masih Ada
Warung Dadakan juga Mulai Berjualan

Warung Dadakan juga Mulai Berjualan

Terakhir, pemandangan yang selalu dijumpai saat musim mudik sebelum ada Tol Cipali adalah bermunculannya warung dadakan.

Warung-warung ini dibangun secara semi permanen menggunakan kayu dan rangka bambu dan beratap terpal.

Mereka menjual berbagai menu makanan dan minuman, mulai dari roti, ciki, wafer, gorengan, mi instan sampai aneka lauk makan. Tak lupa sajian kopi jadi andalan para pemudik beroda dua agar tak ngantuk sepanjang perjalanan.

Untuk minumannya ada juga es teh, air mineral dingin, susu dan aneka minuman ringan pelepas dahaga. Para pedagang ini rata-rata sudah mulai membuka lapaknya di H-7 lebaran atau sejak tanggal 4 April 2024.

Saat arus balik, mereka akan berpindah lapak ke jalur arah barat, dengan format sama. Pengunjung bisa sekedar menikmati sajian pemulih perjalanan ataupun untuk beristirahat melepas lelah.

Melihat Tradisi Mamanukan Khas Pantura Jawa Barat, Hadirkan Patung Burung Besar untuk Kendaraan Anak yang Disunat
Melihat Tradisi Mamanukan Khas Pantura Jawa Barat, Hadirkan Patung Burung Besar untuk Kendaraan Anak yang Disunat

Mamanukan akan dinanti oleh masyarakat di sepanjang wilayah pantura Jawa Barat.

Baca Selengkapnya
Nostalgia Jenderal TNI Dudung Santap Kupat Tahu & Bandros Koboi, Menyatukan Cita Rasa Klasik
Nostalgia Jenderal TNI Dudung Santap Kupat Tahu & Bandros Koboi, Menyatukan Cita Rasa Klasik

Pensiunan jenderal bintang 4 TNI, Dudung Abdurachman bernostalgia dengan istrinya makan kupat tahu dan bandros koboi di Bandung.

Baca Selengkapnya
Siap Sambut Lebaran, Intip Momen Inul Daratista Berbagi Bingkisan saat Mudik
Siap Sambut Lebaran, Intip Momen Inul Daratista Berbagi Bingkisan saat Mudik

Inul Daratista baru saja mudik ke kampung halamannya di Pasuruan, Jawa Timur.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Ruas Arteri Jawa Barat dan Jawa Tengah Masih Padat Meski Puncak Arus Balik Sudah Lewat
Ruas Arteri Jawa Barat dan Jawa Tengah Masih Padat Meski Puncak Arus Balik Sudah Lewat

Aan mengatakan sejak malam tadi sempat terjadi kepadatan namun tidak sampai menimbulkan kemacetan.

Baca Selengkapnya
Puncak Arus Mudik di Tol Trans Jawa Terjadi Malam Ini
Puncak Arus Mudik di Tol Trans Jawa Terjadi Malam Ini

Polri memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2024 akan terjadi malam ini

Baca Selengkapnya
40 Kata-Kata Pulang Kampung lucu, Menghibur dan Bikin Ngakak
40 Kata-Kata Pulang Kampung lucu, Menghibur dan Bikin Ngakak

Pulang kampung seringkali dianggap sebagai momen yang penuh dengan rasa haru, nostalgia, dan kehangatan.

Baca Selengkapnya
Wajah Semringah Kapolri saat Kunjungi Rumah Kelahiran ‘Gimana Ceritanya Saya Dulu Waktu Lahir?’
Wajah Semringah Kapolri saat Kunjungi Rumah Kelahiran ‘Gimana Ceritanya Saya Dulu Waktu Lahir?’

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkesempatan untuk bernostalgia sekalian berkunjung ke rumah kelahirannya di Maluku.

Baca Selengkapnya
Begini Potret Para Pedagang Jadul Tahun 80an dari Warteg Hingga Penjual Kerupuk Dijamin Bikin Nostalgia
Begini Potret Para Pedagang Jadul Tahun 80an dari Warteg Hingga Penjual Kerupuk Dijamin Bikin Nostalgia

Lama tak terlihat, begini potret jadul para pedagang pada tahun 80an. Simak selengkapnya.

Baca Selengkapnya
Panglima TNI Jenderal Agus dan Kota Palu, Singkat Menjabat Tapi Punya Ikatan Batin Kuat
Panglima TNI Jenderal Agus dan Kota Palu, Singkat Menjabat Tapi Punya Ikatan Batin Kuat

Momen Panglima TNI bernostalgia saat lakukan kunjungan kerja ke Palu.

Baca Selengkapnya