Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Menginstal Printer ke Komputer atau Laptop, Mudah Dilakukan

Cara Menginstal Printer ke Komputer atau Laptop, Mudah Dilakukan Ilustrasi printer laser dan infus. © bit.com

Merdeka.com - Perkembangan teknologi menjadi semakin pesat dan hampir menyentuh segala aspek kehidupan manusia salah satunya saat bekerja. Kini banyak orang bekerja dengan komputer atau laptop, yang mana keduanya tak bisa dilepaskan dari printer sebagai alat untuk mencetak segala dokumen yang dibutuhkan.

Jika kamu ingin menggunakan printer, maka hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menginstal printer tersebut agar terhubung dengan komputer atau laptop yang kamu miliki.

Sayangnya masih banyak orang yang berpikiran bahwa menginstal printer adalah hal yang sulit, padahal tidak selalu demikian. Ada banyak cara yang bisa kamu pilih untuk menginstal printer, bisa jadi dalam buku panduannya pun telah dijelaskan dengan sangat lengkap.

Meskipun begitu, kamu bisa menginstal printer dengan cara yang lebih sederhana, berikut ini informasi mengenai cara menginstal printer ke komputer atau laptop, mudah dilakukan telah dirangkum:

Tanpa Menggunakan CD Driver

Jika kamu kehilangan CD Driver, kamu tidak perlu panik berlebihan karena tanpa menggunakan CD Driver pun kamu tetap bisa menginstal printer. Berikut ini cara-cara yang bisa kamu pilih untuk menginstal printer tanpa menggunakan CD Driver yaitu:

1. Menggunakan Kabel USB

  • Saat membeli printer pastikan sudah dilengkapi dengan kabel USB. Karena kamu bisa menggunakan kabel tersebut untuk menginstal printer. Berikut langkah-langkahnya: Sambungkan kabel USB bawaan ke laptop atau komputer dan ke printer. Dekatkan keduanya karena biasanya kabel USB tersebut tidak terlalu panjang.
  • Nyalakan printer. Ada beberapa printer yang otomatis menjalankan proses instalasi atau keluar perintah instal printer di layar komputer atau laptop.
  • Jika hal itu tidak terjadi bisa lanjutkan ke langkah berikutnya, yakni:

  • Klik Start >> Devices and Printer >> Setting >> Devices >> Printer & Scanners
  • Klik Add a printer or scanner yang berada di atas layar. Komputer atau laptop tersebut akan memindai printer yang tersambung
  • Pilih yang sesuai dengan model printer kita
  • Apabila nama printer kita tidak muncul, bisa dengan:

  • Klik link The printer that I want isn’t listed
  • Klik tombol search agar sistem bisa memindai driver printer di hard drive
  • Jika tetap tidak bisa maka harus download software drivernya
  • Ikuti semua perintah yang ada hingga proses selesai
  • Restart laptop atau komputer jika diminta
  • 2. Menggunakan Jaringan LokalSelain menggunakan kabel USB, kamu juga bisa menginstal printer dengan menggunakan jaringan lokal baik melalui Ethernet maupun WiFi bisa ditemukan dan diinstal dengan cara berikut:

  • Buka aplikasi pengaturan
  • Pilih printer
  • Klik gambar gembok yang ada di bagian kanan atas untuk memperbolehkan mengubah pengaturan
  • Klik tombol “+” di bagian sisi bawah panel
  • Akan muncul jendela baru yang berisi “Tambah printer baru”. Sistem akan mencari printer di jaringan tersebut
  • Kemudian printer akan muncul, maka klik “Tambah”
  • Proses instalasi akan berjalan.
  • 3. Menggunakan Driver Unduhan

    printer

    ©2020 Merdeka.com

    Menginstal printer juga bisa dilakukan dengan driver unduhan. Pastikan driver tersebut diunduh dari website resmi. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka website resmi dari perusahaan penyedia printer
  • Pilih dan download software secara selektif yang sesuai dengan tipe printer
  • Driver yang sudah terdownload biasanya berupa file “winrar” maka kita harus mengekstraknya. Caranya klik kanan file >> Extract here
  • Buka file yang memiliki eksistensi EXE untuk mulai menginstal
  • Ikuti semua perintah pada proses penginstalan
  • Restart laptop atau komputer setelah selesai penginstalan agar driver terinstal dengan baik
  • Sambungkan printer dengan laptop atau komputer setelah selesai direstart menggunakan kabel bawaan untuk memeriksa apakah laptop sudah mengenali laptop baru
  • Apabila sistem koneksi printer menggunakan WiFi, maka pastikan WiFi sudah dalam keadaan ON dan laptop sudah terhubung dengan WiFi tersebut.
  • Menggunakan CD Driver

    Menginstal printer menggunakan CD Driver adalah salah satu cara yang tidak begitu sulit bahkan bisa dibilang sangat mudah.

    Berikut ini langkah-langkahnya:

  • Siapkan CD Driver yang sesuai dengan merek printernya
  • Masukkan CD ke ROM Driver
  • Masuk ke halaman pemasangan
  • Ikuti petunjuk instalasi pada buku panduan
  • Jika proses instalasi telah selesai dan berjalan dengan baik, maka CD Driver dapat dikeluarkan. Setelah itu pastikan apakah printer tersebut sudah terinstal dengan benar atau belum.
  • Apabila CD Driver printer belum terinstal dengan sempurna atau bahkan ada masalah, maka seharusnya pasang CD Driver yang baru. Selain itu bisa juga dengan mengunjungi situs layanan dari produsen printer yang sesuai dengan merek printer tersebut.

    Penyebab Laptop Harus Diinstal Ulang

    Ada beberapa penyebab umum mengapa seseorang harus melakukan instal ulang pada laptop mereka. Berikut adalah beberapa faktor yang sering kali menyebabkan kebutuhan untuk melakukan instal ulang:

    1. Performa yang Mengecewakan

    Jika laptop Anda menjadi sangat lambat, sering mengalami kegagalan sistem, atau terus-menerus mengalami crash, mungkin sudah waktunya untuk melakukan instal ulang. Ini terutama berlaku jika Anda sudah mencoba berbagai solusi seperti membersihkan file sementara atau mematikan program yang tidak perlu tetapi tetap mengalami masalah performa.

    2. Infeksi Malware yang Parah

    Menggunakan laptop tanpa perlindungan keamanan yang memadai dapat membuatnya rentan terhadap infeksi malware yang serius. Jika laptop Anda terinfeksi oleh virus, worm, atau program berbahaya lainnya yang tidak dapat dihapus dengan program anti-virus biasa, instal ulang menjadi pilihan terbaik. Dengan melakukan instal ulang, Anda dapat membersihkan sistem secara menyeluruh dan memastikankeamanan laptop Anda sepenuhnya dipulihkan.

    3. Gangguan Sistem Operasi

    Jika laptop Anda mengalami masalah seperti blue screen of death, kerusakan sistem file, atau kegagalan sistem operasi yang sering terjadi, ini dapat menjadi tanda bahwa sistem operasi Anda perlu diinstal ulang.

    Terkadang, masalah pada sistem operasi tidak dapat diperbaiki hanya dengan melakukan perbaikan atau pemulihan sistem, sehingga instal ulang menjadi solusi terbaik untuk mengembalikan laptop Anda ke kondisi normal.

    4. Penuaan Sistem

    Seperti halnya manusia, laptop juga mengalami proses penuaan seiring berjalannya waktu. Komponen keras dan perangkat lunak bisa menjadi usang dan tidak lagi bekerja dengan optimal. Jika laptop Anda sudah berusia lebih dari beberapa tahun dan terus mengalami masalah serta performa yang buruk, instal ulang dapat membantu mengoptimalkan kinerja dan mengembalikan sistem seperti baru.

    (mdk/nof)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP