Cara Mengatasi Kangen Anak di Pesantren, Dukung dan Doakan dari Jauh
Merdeka.com - Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya tumbuh menjadi orang yang saleh dan bisa bermanfaat bagi orang lain dan agama. Apalagi anak yang saleh merupakan penyelamat bagi orang tuanya kelak.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya, atau doa anak yang saleh.” (HR. Muslim).
Untuk membentuk pribadi baik sang anak, pendidikan menjadi sesuatu yang penting, terlebih dalam pendidikan agama. Untuk itu, orang tua bisa memilih pondok pesantren sebagai tujuan si anak dalam menimba ilmu.
Lingkungan pesantren yang begitu menjunjung tinggi aturan agama akan membentuk perilaku anak sesuai dengan ajaran agama Islam. Selain itu, anak juga akan dilatih menjadi pribadi yang disiplin dan mandiri karena pesantren memiliki tata tertib yang wajib dipatuhi.
Namun, bagi orang tua, terutama ibu, berada jauh dari anak dalam waktu lama tentu bukan hal yang mudah. Rasa kangen akan muncul secara tiba-tiba dan membuat hati merasa sedih. Ini adalah hal umum yang dialami oleh setiap orang tua ketika ditinggal sang anak pergi ke pesantren.
Untuk mengatasi rasa rindu yang muncul pada anak, Anda bisa melakukan beberapa cara mengatasi kangen anak di pesantren agar tidak terlalu memikirkan mereka.
Berikut ini, kami akan sampaikan beberapa cara mengatasi kangen anak di pesantren yang dikutip dari nules.co.
Doakan Anak dari Jauh
Cara mengatasi kangen anak di pesantren yang pertama adalah dengan mendoakan mereka dari jauh. Tentu bukan hal yang mudah ketika berada jauh dari anak, apalagi di momen-momen tertentu seperti ulang tahun, Lebaran, atau bahkan ketika menyajikan makanan favorit mereka.
Rasa khawatir akan selalu membayangi pikiran. Terutama bagi seorang ibu, yang selalu menjaga dan memberikan yang terbaik bagi anak, mereka akan penasaran apakah anaknya bisa tidur dengan nyenyak, makan dengan baik, dan pikiran-pikiran semacamnya.
Untuk menenangkan hati yang penuh rasa cemas, kita sebagai orang tua hanya bisa berdoa untuk kebaikan sang anak. Doa adalah hadiah terbaik yang bisa kita berikan ketika berada jauh dari seseorang yang kita sayangi.
Bayangkan yang Mereka Lakukan di Rumah
Cara mengatasi kangen anak di pesantren yang kedua yaitu dengan membayangkan apa yang mungkin mereka lakukan jika masih di rumah. Ketika rasa rindu menyerang, Anda mungkin bisa membayangkan dan merenungkan seandainya anak Anda tidak berada di pesantren. Mungkin setelah pulang sekolah mereka akan banyak menghabiskan waktu dengan gadgetnya, atau bermalas-malasan di kamar.
Berada di pesantren akan membuat waktunya lebih teratur dan tidak terbuang percuma. Selain mendapatkan ilmu pengetahuan umum, anak juga akan mendapatkan banyak ilmu agama yang berguna dan mungkin tidak bisa didapat oleh anak lain di luar pesantren.
Dengan membayangkan hal-hal tersebut, rasa rindu yang muncul akan berubah menjadi rasa syukur karena sang anak berada di tempat yang tepat.
Syukuri Perubahan Baiknya
Cara mengatasi kangen anak di pesantren yang ketiga yakni dengan mensyukuri perubahan baik dari sang anak. Kita harus ingat bahwa sang anak di pesantren sedang menimba ilmu dan mencoba menjadi pribadi yang baik sesuai dengan ajaran agama.
Maka dari itu, kita harus bersyukur dengan anak kita yang sedang mencari ilmu di pesantren. Karena di pesantren inilah, anak tak hanya mendapatkan ilmu, tapi juga perubahan perilaku yang semakin sopan, tawadhu, menjunjung tinggi nilai agama, dan banyak perubahan positif lainnya.
Mengingat Investasi Dunia Akhirat
Cara mengatasi kangen anak di pesantren yang keempat adalah dengan mengingat bahwa anak yang saleh adalah investasi dunia dan akhirat. Seperti yang telah disebutkan dalam hadis sebelumnya, anak yang saleh adalah sumber amalan yang tak terputus bagi orang tua.
Rasa rindu yang kita rasakan ini adalah sebuah pengorbanan yang bisa kita rasakan manfaatnya kelak, baik di dunia mau pun di akhirat.
Telepon Secukupnya
Cara mengatasi kangen anak di pesantren yang kelima yaitu dengan menghubungi anak secukupnya saja. Menghubungi anak yang berada di pesantren memang tidak perlu terlalu sering. Anda hanya perlu menelepon atau bertemu secukupnya saja.
Karena terlalu sering menghubungi anak justru menjadi candu. Anda akan semakin sering menemui mereka, dan ini juga akan berpengaruh buruk dengan adaptasi sang anak di pesantren nantinya. Oleh karena itu, Anda tidak perlu terlalu sering menghubungi anak atau menemuinya secara langsung.
Lakukan Hobi
Cara mengatasi kangen anak di pesantren terakhir yakni dengan melakukan hobi. Ketika masih ada anak-anak di rumah, Anda mungkin tidak bisa leluasa menjalankan hobi dengan serius. Oleh karena itu, dengan anak-anak yang sudah tidak lagi di rumah, Anda bisa menekuni hobi yang sebelumnya tidak bisa Anda lakukan.
Kegiatan ini sekaligus untuk menghilangkan rasa rindu pada anak yang berada jauh di pesantren. Anda bisa lebih produktif dan pikiran Anda juga bisa jadi lebih tenang.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya