Banyak yang Nganggur karena Pandemi, Kelompok Tukang Cukur Garut Bikin Inovasi Ini

Sabtu, 17 Oktober 2020 09:50 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Banyak yang Nganggur karena Pandemi, Kelompok Tukang Cukur Garut Bikin Inovasi Ini Pangkas rambut Asgar. ©istimewa

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 membuat industri pangkas rambut terpaksa tak bisa menjalankan kegiatan usahanya seperti biasa. Di tengah banyaknya tukang cukur gulung tikar, komunitas pangkas rambut di Garut justru mengeluarkan inovasi baru. Mereka menciptakan berformat aplikasi daring, agar para anggotanya bisa terus mencari nafkah.

Terobosan yang diberi nama Pang-Ling (Pangkas Keliling) itu, ternyata berhasil membangkitkan geliat perekonomian para jasa tukang cukur di Garut. Banyak dari kalangan pelanggan yang mengaku puas akan pelayanannya di tengah aturan pembatasan fisik.

"Mereka akhirnya nganggur di kampung, sementara keahliannya sangat dibutuhkan," papar Rudy (48), yang merupakan salah satu pengelola sumber daya dari aplikasi Pang-Ling, dalam obrolan yang dilansir dari Liputan6.com, Kamis (15/10/2020) kemarin.

Baca Selanjutnya: Kembali Bergeliat...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini