8 Manfaat Kismis bagi Tubuh, Anggur Kering yang Baik untuk Pencernaan
Merdeka.com - Kismis dikenal sebagai potongan kecil berwarna kuning, coklat, atau ungu keriput. Potongan kecil ini sebenarnya adalah buah anggur yang telah dikeringkan di bawah sinar matahari atau dalam dehidrator makanan.
Kismis biasanya disajikan sebagai topping salad, campuran dalam oatmeal, campuran dalam yogurt, atau dalam granola dan sereal. Atau Anda mungkin juga menemukannya dipanggang bersama kue, roti, dan muffin.
Kismis secara alami memiliki rasa manis dan tinggi gula serta kalori, namun tetap bermanfaat bagi kesehatan jika dimakan dalam jumlah yang sedang. Faktanya, kismis dapat membantu pencernaan, meningkatkan kadar zat besi, dan menjaga tulang tetap kuat.
Meskipun ukurannya kecil, kismis dikemas dengan energi dan kaya serat, vitamin, dan mineral. Berikut kami sampaikan beberapa manfaat kismis bagi kesehatan tubuh yang dirangkum dari laman Medical News Today.
Membantu Pencernaan
Manfaat kismis yang pertama adalah untuk bantu pencernaan. Kismis bisa menjadi cara sederhana untuk membantu menjaga sistem pencernaan tetap sehat. Kismis mengandung serat larut yang bermanfaat, yang membantu tinja untuk melewati usus dengan lebih mudah. Ini dapat membantu meningkatkan pencernaan dan meningkatkan keteraturan buang air besar.

istockphoto.com
Mencegah Anemia
Manfaat kismis yang kedua yaitu untuk cegah anemia. Kismis dapat berperan dalam mencegah anemia. Olahan anggur ini mengandung zat besi, tembaga, dan vitamin yang baik untuk membuat sel darah merah dan membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Menyeimbangkan Kadar Keasaman
Manfaat kismis yang ketiga yakni untuk bantu seimbangkan kadar keasaman tubuh. Kismis mengandung sejumlah besar mineral bermanfaat, seperti zat besi, tembaga, magnesium, dan kalium. Ini adalah mineral basa, pada skala pH dan dapat membantu menyeimbangkan tingkat keasaman di perut.
Melawan Sel Kanker
Manfaat kismis yang keempat untuk melawan sel kanker. Kismis juga merupakan sumber senyawa antioksidan yang baik. Antioksidan makanan sangat penting, karena dapat melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif dan radikal bebas. Kerusakan oksidatif dan radikal bebas merupakan faktor risiko dalam berbagai jenis kanker, pertumbuhan tumor, dan penuaan.
Menurunkan Gula Darah
Manfaat kismis yang kelima adalah untuk bantu turunkan gula darah. Studi Postgraduate Medicine juga mencatat bahwa bila dibandingkan dengan makan makanan ringan lainnya, konsumsi kismis secara teratur dapat membantu menurunkan gula darah seseorang.
Meskipun kismis mengandung jumlah gula yang lebih pekat daripada buah segar, asupan kismis dapat menurunkan hemoglobin a1c, yang merupakan penanda pengelolaan gula darah.
Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Sebuah penelitian yang diposting ke Postgraduate Medicine mencatat bahwa makan kismis secara teratur dapat membantu mengurangi faktor risiko kardiovaskular, seperti tingkat tekanan darah, jika dibandingkan dengan makanan ringan lainnya. Ini karena kismis adalah makanan rendah sodium yang juga mengandung sumber potasium yang baik, yang membantu pembuluh darah untuk rileks.
Melindungi Kesehatan Mata

Shutterstock/titov dmitriy
Kismis mengandung polifenol, yang merupakan antioksidan yang dapat melindungi sel-sel di mata dari kerusakan akibat radikal bebas. Dan pada gilirannya, kismis dapat membantu melindungi mata dari gangguan mata, seperti degenerasi makula terkait usia dan katarak.
Meningkatkan Kesehatan Kulit
Manfaat kismis yang terakhir yaitu untuk menjaga kesehatan kulit. Antioksidan dapat membantu menjaga sel-sel kulit tetap muda dan mencegah kerusakan akibat penuaan sel. Kismis juga mengandung nutrisi berharga, seperti vitamin C, selenium, dan seng. Kombinasi nutrisi dan antioksidan ini dapat menjadi tambahan yang bermanfaat untuk diet yang berfokus pada kesehatan kulit yang baik.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya