Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

7 Penyebab Mata Merah, Salah Satunya Pemakaian Kontak Lensa Berlebihan

7 Penyebab Mata Merah, Salah Satunya Pemakaian Kontak Lensa Berlebihan ilustrasi mata merah. www.allaboutvision.com

Merdeka.com - Mata merah bukan hanya bisa membuat tidak nyaman tapi juga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain itu mata merah juga kerap membuat seseorang merasa tidak percaya diri saat tampil di depan umum.

Mata merah juga sering membuat seseorang merasa aneh, sakit, perih, hingga gatal karena terasa ada yang mengganjal di mata.

Ada beberapa penyebab mata menjadi merah dari hal yang sepele hingga hal yang serius dan berbahaya.

Berikut ini 7 penyebab mata merah yang telah dirangkum merdeka.com melalui berbagai sumber.

1. Obat Tetes Mata Pemutih

ilustrasi obat tetes mata

Shutterstock.com/Alexander Raths

Salah satu penyebab mata merah bisa datang dari menggunakan obat tetes mata yang salah. Kerap kali obat tetes mata yang dijual di pasaran dan menyebabkan mata merah mengandung vasokonstriktor, bahan kimia yang mengecilkan pembuluh darah di permukaan mata untuk mengurangi kemerahan.

Namun ironinya, pemutih dalam obat tetes mata dapat menyebabkan bahaya jika digunakan dalam jangka panjang. Banyak orang menggunakan secara rutin setiap kali mata mereka merah.

Padahal lebih baik kalau mau menggunakan jangan terlalu sering dan jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter mata terlebih dahulu supaya tetap aman.

2. Cedera Mata

Penyebab mata merah lainnya adalah trauma atau luka pada mata, termasuk operasi pada kelopak mata kosmetik. Hal itu dapat menghasilkan mata merah, kadang disertai juga dengan pendarahan subkonjungtival.

Sebagai respon inflamasi terhadap ceder, pembuluh darah di mata kamu akan cenderung melebar untuk memungkinkan aliran darah lebih banyak ke area yang cedera guna penyembuhan lebih cepat.

Berbicara mengenai cidera mata, biasanya terkait dengan goresan mata ringan seperti kornea lecet, sampai dengan luka yang terasa menusuk atau terasa terbakar akibat bahan kimia. Apa pun sumbernya, jika mata kamu merah dan terasa tidak nyaman sebaiknya lekas mencari bantuan tenaga medis agar segera mendapat penanganan.

3. Pemakaian Kontak Lensa Berlebihan

ilustrasi kontak lensa

shutterstock.com/Africa Studio

Salah satu kebiasaan yang kerap menjadi penyebab mata merah adalah pemakaian kontak lensa yang terlalu berlebihan atau tidak tepat dalam penggunaannya. Sehingga hal tersebut dapat menyebabkan iritasi dan mikroba pada mata.

Bahkan mata merah saat memakai kontak lensa kerap menjadi tanda dari infeksi mata serius, seperti keratitis atau infeksi mata jamur.

Selain itu terlalu sering memakai kontak mata juga dapat memperburuk sindrom mata kering, karena biasanya lensa kontak akan mengurangi jumlah oksigen mencapai kornea dan dapat membatasi aliran produksi ari mata normal, terutama ketika peletakkan lensa kontak tidak tepat.

Namun kamu tetap bisa meminimalisir risiko lensa kontak yang dapat menyebabkan mata merah dengan cara menjaga lensa tetap bersih dan didesinfeksi dan menggantinya sesuai dengan arahan dokter mata.

4. Glaukoma

Kebanyakan kasus glukoma datang secara bertahap namun ada pula yang datang tanpa gejala ketika pertama kali berkembang. Tapi tiba-tiba mengalami sakit, mata merah cerah, disertai dengan lingkaran cahaya, kehilangan penglihatan, dan mual.

Inilah kemungkinan sinyal akut glaucoma sudut tertutup. Glaukoma ini dapat mengancam penglihatan permanen sehingga ketika mengalaminya kamu harus segera mendapat penanganan medis yang tepat.

5. Lingkungan Tempat Tinggal yang Tidak Bersih

sinar matahari

2012 Merdeka.com

Penyebab mata merah lainnya datang dari lingkungan yang tidak bersih seperti udara kering, debu, asap dan paparan sinar matahari yang terlalu berlebihan bisa menyebabkan iritas mata sehingga mata akan memerah.

Goresan merah yang disebabkan karena partikel yang terbawa angin seperti pasir dan serbuk kayu, kaca, atau logam dapat menyebabkan cedera mata. Sebaiknya selalu gunakan kacamata pelindung seperti kacamata pengaman ketika berisiko terkena benda-benda asing yang berbahaya.

6. Kurang Tidur

Bagi kamu yang sering begadang atau memiliki gangguan tidur mata bengkak dan lingkaran hitam sudah menjadi pemandangan sehari-hari, selain itu kurang tidur juga kerap membuat mata memerah hal ini tentu saja karena kamu kurang tidur cukup.

7. Demam dan Flu

magang

2018 Liputan6.com

Sudah menjadi rahasia umum ketika kamu sedang demam dan flu maka mata kamu juga ikut merah dan bengkak bersamaan dengan hidung beringus.

Mata merah ini di sini biasanya disebabkan oleh infeksi sinus atau sinus tersumbat terutama jika disertai dengan bersin dan batuk.

(mdk/nof)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP