Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

7 Makanan Instan yang Tak Baik untuk Kesehatan, Jangan Konsumsi Berlebihan

7 Makanan Instan yang Tak Baik untuk Kesehatan, Jangan Konsumsi Berlebihan Ilustrasi mie instan. Shutterstock/Olga Nayashkova

Merdeka.com - Bagi kebanyakan orang yang sibuk dengan kehidupan pekerjaan atau aktivitas sehari-hari cenderung lebih banyak mengonsumsi makanan instan atau makanan cepat saji. Hal tersebut dinilai lebih efektif untuk menghemat waktu dan tenaga. Beberapa makanan instan yang sangat populer di tengah masyarakat adalah mie instan, daging olahan maupun kentang goreng.

Meskipun menghemat waktu, jika dikonsumsi terlalu sering atau jangka panjang hal ini bisa berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sebab, makanan instan mengandung sedikit gizi dan serat. Padahal manusia membutuhkan gizi dan serat untuk perkembangan tubuh. Namun sayangnya, hal seperti ini tampak tidak digubris sama sekali, dan tetap saja masih banyak masyarakat yang rutin mengonsumsinya.

Berikut ini informasi lengkap mengenai 7 makanan instan yang tak baik untuk kesehatan, jangan konsumsi berlebihan telah dirangkum merdeka.com melalui bola.com dan liputan6.

1. Daging Olahan

ilustrasi daging kalengan

©2012 Merdeka.com

Makanan instan yang tak baik untuk kesehatan yang pertama adalah daging olahan seperti sosis, nugget, atau daging. Mengonsumsi daging olahan harus dibatasi karena memiliki risiko gangguan kesehatan jika terlalu banyak.

Hal ini tak lain karena jenis makanan daging olahan telah melalui berbagai macam proses yang membuat kandungan gizinya berkurang. Penelitian dalam jurnal Circulation menyatakan kebiasaan mengonsumsi daging olahan bisa meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, stroke, diabetes mellitus, dan kanker. Sebab, dalam proses pembuatan makanan daging olahan dapat memunculkan zat-zat pemicu kanker.

2. Saus Kemasan

ilustrasi saus bbq

©Shutterstock

Makanan instan yang tak baik untuk kesehatan selanjutnya adalah saus kemasan yang digunakan untuk menambah rasa tertentu pada makanan. Saus kemasan mungkin tidak terlalu berbahaya, namun jika dikonsumsi secara berlebihan akan membahayakan kondisi kesehatan.

Menurut penelitian United States Department of Agriculture, saus kemasan mengandung dua gram gula, sehingga kandungan bahan seperti cabai atau tomat akan kalah oleh kandungan gula dan garam di dalamnya. Kandungan gula dan garam yang tinggi pada saus kemasan akan menghilangkan nutrisi yang ada di dalamnya.

3. Mie Instan

mi instan

©2015 Merdeka.com/Tantri Setyorini

Mie instan digemari semua kalangan, mulai anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga lansia. Mie instan dianggap makanan alternatif ketika malas memasak atau membeli makan di luar rumah.

Ada banyak jenis mie instan yang beredar di pasaran. Mie instan merupakan satu di antara jenis makanan instan yang tak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Sebab, mie instan memiliki kandungan karbohidrat tanpa dilengkapi nutrisi apa pun untuk tubuh. Selain itu, mie instan memiliki kandungan monosodium glutamat (MSG).

Kandungan monosodium glutamat pada mie instan adalah zat aditif yang digunakan sebagai perasa makanan dan memberikan efek rasa makanan menjadi lebih cocok di lidah.

4. Kentang Goreng

cara membuat kentang goreng tanpa tepung

brilicious.brilio.net

Kentang sebenarnya merupakan makanan yang sehat jika tidak diubah cara penyajiannya. Kentang dapat diolah menjadi kentang goreng.

Kentang goreng jadi satu di antara olahan yang sangat menarik dan digemari banyak orang. Padahal, kentang goreng merupakan satu di antara makanan instan yang tak baik bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Proses digoreng, membuat kentang mengandung kalori yang tinggi dan mampu meningkatkan berat badan secara drastis dan meningkatkan risiko obesitas.

Kentang goreng berpotensi meningkatkan risiko mengalami masalah kesehatan yang serius, seperti diabetes dan penyakit jantung. Cara paling aman mengonsumsi kentang adalah dengan direbus.

5. Minuman Ringan

unik

©2016 merdeka.com/darmadi sasongko

Banyak minuman ringan (soft drink) yang beredar di pasaran dan mungkin kamu bagian dari orang-orang yang sering mengonsumsinya. Mengonsumsi minuman ringan secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan tubuh.

Minuman ringan memiliki kandungan gula yang cukup banyak. Minuman manis menjadi asupan yang berbahaya jika dikonsumsi setiap hari. Mengonsumsi minuman manis setiap hari mampu membuat sel-sel di dalam tubuh akan mengganggu proses insulin (resistensi insulin).

Mengonsumsi minuman ringan secara berlebihan meningkatkan risiko terkena berbagai macam penyakit serius, seperti gangguan liver, diabetes tipe dua, dan penyakit jantung.

6. Hot dog

hot dog

©2012 Merdeka.com

Makanan instan yang tak baik untuk kesehatan berikutnya adalah hot dog berupa roti berlapiskan daging sapi berukuran panjang dicampur dengan sedikit mayones, saus sambal, dan saus tomat ini pun memiliki kandungan yang tidak menyehatkan untuk tubuh.

Hot dog secara langsung berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes. Yang menjadi masalah bukanlah daging yang ada di makanan itu, melainkan tingginya garam dan pengawet yang kerap digunakan.

Jika benar-benar ingin mengonsumsi makanan satu ini, pilihlah yang organik, dengan kandungan rendah lemak dan sodium.

7. Burger

burger corona di restoran vietnam

©2020 REUTERS/Kham

Hamburger merupakan makanan makanan instan atau makanan cepat saji dengan nilai gizi yang sangat sedikit, dan sarat dengan segala sesuatu yang buruk bagi kesehatan. Burger yang tersedia di restoran cepat saji pun telah dikaitkan dengan obesitas, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya.

(mdk/nof)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP