5 Fakta Rencana Pembangunan Tol Cianjur, Bantu Wisatawan Nyaman ke Puncak

Dibangunnya jalan Tol ini akan membantu wisatawan sehingga tidak terjebak macet saat ke puncak.

Nurul Diva
Oleh Nurul Diva - Reporter
5 Fakta Rencana Pembangunan Tol Cianjur, Bantu Wisatawan Nyaman ke Puncak
5 Fakta Rencana Pembangunan Tol Cianjur, Bantu Wisatawan Nyaman ke Puncak (Merdeka.com)

Dibangunnya jalan Tol ini akan membantu wisatawan agar tidak terjebak macet saat ke puncak.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dua ruas jalan Tol direncanakan akan dibangun di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Nantinya jalan Tol ini akan memudahkan wisatawan yang hendak berkunjung ke puncak agar terhindar dari kemacetan.

Rencana dibangunnya jalan tol menjadi harapan besar Kabupaten Cianjur. Mengingat hal tersebut akan berdampak positif secara ekonomi. Terlebih daerah Cianjur sendiri sedang masa pemulihan pasca gempa bumi yang meluluhlantakkan pada akhir 2022 lalu. Bagaimana fakta rencana pembangunan jalan Tol yang dianggap sebagai proyek strategis di selatan Jawa Barat ini? Simak 5 faktanya berikut.

Disampaikan Bupati Cianjur, Herman Suherman Senin (7/8), mengatakan bahwa saat ini pembangunan jalan Tol tersebut masih dalam rencana, sehingga perlu direalisasikan. Herman tak ingin pembangunan ini kembali jadi wacana yang tak berujung, seperti pada pembangunan jalur Puncak II, sebagai alternatif jalan menuju kawasan wisata puncak yang selalu macet.

Bisa kenalkan wisata di Cianjur
Dok. Istimewa

Adanya jalan Tol ini jika terealisasi akan membangun mengangkat pariwisata lokal yang selama ini kurang terangkat.

Pasalnya, banyak wisatawan yang memilih mengurungkan niat untuk mengunjungi destinasi lantaran terjebak kepadatan lalu lintas di jalur puncak. Sangat disayangkan jika rencana pembangungan Tol Cianjur ini hanya jadi wacana, lantaran jalan alternatif untuk pengembangan pariwisata setempat belum terlaksana.

Menurut Herman, untuk menunjang jalan tol ini, pihaknya sudah memulai perbaikan jalan sepanjang 17 kilometer. Walau demikian, dirinya tak menampik jika terdapat banyak kendala dari proses pembangunan jalan tol, seperti pembebasan lahan karena saat ini harga tanah makin mahal. Maka dari itu, sebenarnya Jalur Puncak II sebagai jalan alternatif pariwisata menjadi lebih realistis untuk dilakukan.

"Pembangunan Jalur Puncak II sebenarnya akan lebih realistis dan dapat menjadi pilihan utama karena Pemkab Cianjur sudah memulai perbaikan jalan sepanjang 17 kilometer, sehingga saat jalan tol dibangun sudah dapat terhubung ke jalan alternatif lain,"

ujar Herman, Bupati Cianjur dikutip dari ANTARA (08/08).

Namanya Tol Bosuciba dan Puncak
Dok. Istimewa

Adapun jika terlaksana, jalan tol Cianjur nantinya akan terhubung mulai dari Bogor-Sukabumi-Cianjur-Bandung. Jalan Tol tersebut kemudian diberi nama Bosuciba yang merupakan terusan dari Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi).

Terusan Tol Bocimi ini rencananya akan dibangun setelah pengerjaan Tol Bocimi seksi II dan III Bocimi rampung. Selain Tol Bosicuba, pemerintah juga akan membangun Tol Puncak sepanjang 51 kilometer, mulai dari Caringin, Megamendung hingga Cianjur. Jalur Tol ini rencananya akan dibangun oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Jalan Tol kemudian akan menjadi solusi kemacetan di jalur puncak, yang terjadi di hampir setiap hari, terutama saat libur dan akhir pekan. Ini akan membuat ekonomi menguat, seiring meningkatnya angka kunjungan,”

harapan Herman terkait pembangunan jalan tol.,

sumber: ANTARA

Sebelumnya rencana pembangunan jalan tol di Cianjur ini berawal dari unggahan Instagram Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil pada 16 Juli lalu. Di sana disebutkan bahwa kedua ruas tol tersebut akan meningkatkan angka kunjungan, serta perbaikan ekonomi. Warga kemudian dimudahkan sehingga tidak perlu merasakan macet berjam-jam saat akan berlibur ke puncak.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Rekomendasi