Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

4 Cara Mengendarai Mobil Matic Bagi Pemula, Fokus dan Jangan Takut

4 Cara Mengendarai Mobil Matic Bagi Pemula, Fokus dan Jangan Takut ilustrasi berkendara dengan wanita. © Shutterstock

Merdeka.com - Perkembangan teknologi di bidang transportasi semakin berkembang. Hal tersebut tentu membawa banyak perubahan dalam kehidupan manusia. Salah satu yang paling terasa kemudian adalah kemunculan transmisi otomatis yang disematkan pada kendaraan roda empat. Tentu dengan hadirnya transmisi tersebut memberi kemudahan dari segala sisi pada saat berkendara.

Dalam hal ini masyarakat sering menyebut transmisi mobil otomatis sebagai mobil matic. Di pasaran harga mobil matic cenderung lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis jenis transmisi manual. Sebab, penggunaan suku cabang pada mobil matic dinilai lebih rumit serta berbagai perangkat tambahan yang mendukung kinerja dari mobil matic itu sendiri.

Jika kamu baru pertama kali menggunakan mobil matic tentu akan mengalami beberapa kesulitan. Tak jarang pengemudi baru akan merasakan panik saat mengendarai mobil matic. Untuk ini simaklah informasi berikut ini mengenai 4 cara mengendarai mobil matic bagi pemula, fokus dan jangan takut telah dirangkum dari Liputan6.com:

1. Fokus

Cara mengemudi mobil matic bagi pemula yang pertama adalah fokus. Kamu akan mengendarai mobil, dan kamu tidaklah sendiri saat berada di jalanan.

ilustrasi mengemudi mobil

© alphadrivingwirral.co.uk

Ada pengguna jalan lain yang juga berada di sekitar mobil. Maka dari itu, kamu harus tetap fokus jauhkan gawai saat kamu sedang belajar mengemudi. Perhatikan sekitar kamu biasakan melihat spion samping kanan kiri dan tengah untuk melihat sekitar mobil.

2. Pahami Posisi dan Urutan Tuas Transmisi

Cara mengemudi mobil matic bagi pemula berikutnya adalah dengan memahami posisi dan urutan tuas transmisi. Hal ini penting kamu pahami hingga di luar pikiran, sehingga tidak akan ada salah pengoperasian saat hendak mundur dan sebaliknya. Nah, pada umumnya, tuas pada mobil matic terdapat barisan kombinasi huruf dan angka, yakni P-R-N-D-2-L atau P-R-N-D-M (+/-). Berikut tips penggunaanya:

  • Saat berkendara dengan kecepatan normal di dalam kota, dengan jalur yang tidak macet, sebaiknya menggunakan D.
  • Pada saat jalanan macet atau berhenti di lampu lalu lintas selama kurang lebih 10 sampai 20 detik, sebaiknya tuas transmisi dipindahkan ke posisi netral atau N.
  • Kamu juga harus membiasakan menginjak pedal rem terlebih dahulu saat ingin memindahkan tuas transmisi ke posisi 'D'. Hal ini bertujuan menghindari mobil melaju dengan sendirinya.
  • Apabila kamu berada di daerah penuh dengan tanjakan, maka sebaiknya tuas transmisi dipindah pada pilihan L atau 2.
  • Beberapa mobil matic biasanya terdapat sebuah tombol kecil bertuliskan hold. Saat ditekan maka pada layar speedometer akan muncul tulisan kuning O/D.
  • Fitur hold sebenarnya merupakan penguncian posisi gigi. Tombol dapat dioperasikan atau ditekan ketika posisi tuas berada di 'D'. Dalam fitur ini akan mengunci di gigi 2 dan 3. Fitur ini juga mampu menghemat bahan bakar bensin kendaraanmu.

    Perlu kamu ketahui bahwa menginjak pedal rem dan gas pada saat bersamaan bisa merusak transmisi matic. Oleh karena itu, operasikan pedal gas dan pedal rem secara bergantian saat mengemudikan mobil matic.

    Sebaiknya, agar lebih aman dan nyaman saat berkendara, tempatkan kaki sesuai fungsi dan tugasnya di pedal pengoperasian mobil. Dengan menempatkan kaki sesuai fungsi dan tugasnya bisa mengurangi risiko membahayakan diri sendiri ataupun orang lain.

    3. Kenali Fitur Mobil

    mobil esemka

    merdeka.com/Arie Basuki

    Sebelum menggunakan mobil matic kamu juga perlu mengenali fitur mobil. Tidak hanya posisi dan perpindahan tuas transmisi yang harus kamu pahami. Kamu juga harus memahami letak tombol lampu sign, klakson dan lainnya juga perlu dihapal. Selain itu, kamu juga harus memahami bagaiamana pengoperasiannya.

    4. Terus Berlatih dan Jangan Mudah Panik

    Setelah kamu melakukan tiga hal di atas, yang harus kamu lakukan berikutnya adalah terus berlatih dan jangan mudah panik. Jangan berharap langsung lihai mengemudi hanya karena sudah berlatih beberapa hari. Sebab, mengemudi adalah soal pengalaman, semakin kamu sering berlatih maka semakin lancar kamu dalam mengemudikan mobil.

    Kamu juga bisa membiasakan diri untuk memegang setir, serta melakukan hal-hal sederhana seperti menyalip mobil, menghadapi tikungan atau menyeberang ke sisi lain jalan dan parkir.

    Hal-hal seperti ini tidak mudah untuk dipelajari dengan hanya sekali berlatih. Kamu butuh jam terbang untuk mahir dalam mengemudikannya. Kesalahan yang sering dilakukan oleh para pemula saat belajar mengemudi mobil matic ialah panik. Bertemu dengan truk atau bis besar, panik dan timbul perasaan cemas ataupun khawatir.

    Begitu pun saat salah injak rem atau memindahkan transmisi, sekali lagi jangan mudah panik! Tetap tenang, rasa cemas justru bisa membuat konsentrasimu buyar. Ambil napas dalam-dalam dan konsentrasi dengan langkah-langkah yang mesti dilakukan.

    (mdk/nof)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP