Valentine si Jomblo II

Valentine si Jomblo: Giri Choco, Tradisi yang Bikin Jomblo pun Bisa Nikmati Valentine

Rabu, 12 Februari 2020 16:28 Reporter : Tantri Setyorini
Valentine si Jomblo: Giri Choco, Tradisi yang Bikin Jomblo pun Bisa Nikmati Valentine Ilustrasi cokelat. ©Freepik

Merdeka.com - Jepang punya tradisi yang cukup unik untuk merayakan Valentine. Setiap tanggal 14 Februari, para wanita akan memberikan cokelat untuk kaum pria. Cokelat ini tak hanya diberikan untuk pria terkasih, namun juga untuk anggota keluarga, teman sekolah, atau rekan kerja.

1 dari 4 halaman

Honmei Choco dan Giri Choco

Pixabay

Ada dua jenis cokelat yang biasa diberikan saat Valentine. Cokelat yang diberikan khusus untuk pacar atau gebetan disebut honmei choco. Maksudnya ini adalah cokelat untuk menyatakan perasaan.

Selain honmei choco, kaum wanita juga biasa memberikan giri chocho. Secara harfiah, giri choco berarti 'cokelat kewajiban'. Ini adalah cokelat yang diberikan kepada teman pria di kelas, kantor, atau anggota keluarga sebagai bentuk apresiasi.

Biasanya jenis cokelat yang diberikan sebagai giri choco adalah yang berharga murah. Rasanya pun tak istimewa. Berbeda dengan honmei choco yang lebih eksklusif, dibungkus dengan cantik, dan tak jarang dibuat sendiri.

Tradisi pemberian cokelat ini dianggap seperti norma tak tertulis, sehingga muncullah istilah cokelat kewajiban alias giri choco.

2 dari 4 halaman

Kaum Jomblo pun Boleh Berharap Dapat Giri Choco

Satu-satunya kesempatan bagi kaum jomblo Jepang untuk menikmati manisnya Valentine adalah giri choco. Bisa jadi mereka akan mendapatkan cokelat seperti ini dari teman sekelas, junior di kantor, atau adik perempuannya. Tentunya tak jarang yang kecele, sudah terlanjur merasa spesial karena mendapatkan cokelat dari teman sekantor, namun ternyata itu cuma giri choco yang diberikan kepada selusin pria.

Walaupun begitu, mendapat giri choco saja kadang sudah dianggap berkah. Setidaknya, seseorang yang mendapat giri choco masih 'dianggap' oleh para wanita di sekitarnya. Pasalnya tak jarang juga pria yang tidak mendapatkan apa pun di hari Valentine.

3 dari 4 halaman

Black Thunder, Rajanya Giri Choco di Jepang

Japan Travel

Menurut laporan Japan Today, tradisi memberikan giri choco dianggap penting sampai ada sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam memproduksi jenis cokelat ini. Yuraku Confectionery Co memproduksi cokelat murah meriah dengan merek Black Thunder untuk dijadikan giri choco.

Popularitas Black Thunder menjadikan produk ini identik dengan istilah giri choco. Bahkan sampai disebut giri choco. Setiap awal Februari, warga Tokyo bisa menemukan booth Black Thunder di stasiun. Para pengguna kereta bisa membeli giri choco yang harganya tak sampai 100 yen itu di sana.

4 dari 4 halaman

Mulai Dianggap sebagai Tradisi yang Memberatkan

hipish.free.fr

Memberikan cokelat saat Valentine adalah sebuah kebiasaan yang populer sejak tahun 1980-an, dipopulerkan oleh pabrik-pabrik cokelat. Namun pemberian giri choco yang sudah menjadi tradisi belakangan justru ditentang sebagian warga negeri sakura sendiri.

Banyak perempuan Jepang yang merasa keberatan jika harus memberikan cokelat untuk banyak lelaki. Terutama para wanita yang bekerja di kantor. Meskipun harganya memang tidak seberapa, harus menyiapkan cokelat dan memberikannya satu per satu cukup merepotkan juga.

Beberapa perusahaan pun mulai menerapkan aturan yang melarang pemberian giri choco demi kenyamanan bersama. Pasalnya jika giri choco sudah menjadi beban, makna dari giri choco sebagai bentuk rasa terima kasih tentunya sudah hilang. [tsr]

Baca juga:
Valentine si Jomblo: Mengenal Black Day, Perayaan Valentine-nya Kaum Single di Korea
Kreasi Kemanisan Cokelat Disulap Jadi Gaun
Intip Pembuatan Cokelat Rasa Ganja di Kanada

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini