Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tinggi Protein, Wajib Hati-Hati Saat Memberikan Tahu dan Tempe untuk Kucing

Tinggi Protein, Wajib Hati-Hati Saat Memberikan Tahu dan Tempe untuk Kucing ©shutterstock

Merdeka.com - Lauk yang mungkin paling sering ada di atas meja makanmu, bahkan jadi camilan lezat adalah tahu dan tempe. Kaya akan protein, olahan kedelai ini sering dijadikan pengganti daging yang harganya lebih terjangkau. Kalau manusia bisa mendapatkan beragam manfaat kesehatan dari tempe dan tahu, bagaimana dengan kucing?

Aman Bagi Kucing?

muezza baru©shutterstock

Secara teknis, olahan kedelai tidak beracun bagi kucing, tapi juga tidak memenuhi kebutuhan protein yang dibutuhkan sehari-hari. Jadi tidak perlu panik jika mendapati anabulmu sedang menjajal sepotong kecil tahu atau tempe.

Termasuk karnivora wajib, hewan peliharaanmu membutuhkan makanan berbahan utama daging. Sementara tahu merupakan protein yang tidak lengkap bagi kucing, sehingga disarankan untuk tidak menjadikannya sebagai pengganti makanan utama.

Tempe untuk Kucing yang Diare

muezza baru©shutterstock

Sempat ramai digunakan untuk mengobati diare pada kucing, tempe juga dikenal sebagai salah satu sumber protein. Mengalami proses fermentasi, struktur kedelai pada tempe diubah jadi komponen yang lebih mudah dicerna, juga kandungan nutrisi di dalamnya yang mampu menghambat perkembangan bakteri E.coli.

Sayangnya, manfaat ini tidak dirasakan oleh kucing yang punya sistem pencernaan berbeda, akibat pola makan karnovoranya. Bahkan pemberian tempe dalam jumlah berlebihan justru memberikan dampak buruk, karena dapat mengganggu kerja kalenjar tiroid dan mengandung antinutrisi yang memicu kembung dan memperparah diare.

Hanya Berikan sebagai Camilan

muezza baru©shutterstock

Jika memiliki kucing yang odyan makan tahu atau tempe, sebaiknya hanya diberikan sebagai treat dalam jumlah kecil. Hindari menjadikannya sebagai bagian utama makanan harian kucingmu karena dapat memicu berbagai efek samping seperti diare, muntah, dan masalah pencernaan lainnya. Selain memberikan dalam bentuk potongan kecil, pastikan untuk mengolahnya tanpa bumbu atau bahan tambahan seperti garam atau bawang putih yang buruk bagi kesehatan anabul.

Baik bagi manusia ternyata bukan berarti juga aman untuk kucing kesayanganmu. Boleh-boleh saja memberikan produk olahan kedelai sebagai camilan, tapi hanya dalam jumlah terbatas dan tidak menggantikan cat food. Tetap berikan makanan yang mengandung nutrisi lengkap dengan kadar yang seimbang seperti Muezza.

muezza baru©Muezza

Brand makanan kucing kering ini berasal dari bahan alami dan diolah dengan teknologi modern. Bebas dari bahan tambahan sintetik, Muezza membantu menjaga kesehatan kucing, termasuk sistem reproduksi hingga bulu yang indah dan lebat.

Pemilik anabul pun makin yakin memberikan cat food berkualitas karena Muezza sudah tersertifikasi halal dari The Central Islamic Committee of Thailand. Kini, tak perlu khawatir saat tiba-tiba terkena liur kucing atau saat mencuci peralatan makan, membawa dry food bepergian, hingga mencari lokasi penyimpanannya. Muezza memiliki 4 pilihan rasa yang bakal menggoyang lidah hewan peliharaanmu, tinggal pilih mana yang jadi favorit kucing dan pesan sekarang juga di Shopee dan Tokopedia! [eth]

Beli Muezza di Shopee

Beli Muezza di Tokopedia (mdk/tmi)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP