Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tergila-gila pada kutu buku? Mungkin tanda kecenderungan seksual ini

Tergila-gila pada kutu buku? Mungkin tanda kecenderungan seksual ini Ilustrasi berpacaran dengan kutu buku. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Bagimu cowok paling culun dan pintar di kantor seseksi James Franco. Mark Zuckerberg yang sedang menjelaskan algoritma Facebook membuat kamu berdebar-debar. Diskusi dengan topik 'berat' bersama lawan jenis justru membuat hasratmu terpancing.

Kalau kamu bisa memahami tiga kondisi di atas, kemungkinan besar kamu memiliki kecenderungan sapiosexual. Belakangan, istilah sapiosexual sedang ngetren di ranah kencan online. Kata ini digunakan untuk mendeskripsikan ketertarikan fisik dan seksual terhadap kecerdasan pada lawan jenis.

Jika kebanyakan orang menganggap kecerdasan sebagai nilai lebih dari daya tarik lawan jenis, bagi seorang sapiosexual kecerdasan justru menjadi syarat utama untuk merasakan ketertarikan kepada orang lain. Level ketertarikan yang dirasakan pun jauh di atas rasa kagum, tetapi sudah menjurus ke ranah seksual.

Menurut Jill P. Weber, Ph.D., seorang psikolog klinis kepada YourTango, popularitas kata sapiosexual di situs-situs kencan online memiliki sisi positif, meskipun kebanyakan dari mereka yang mengidentifikasi diri sebagai sapiosexual salah mendefinisikan maknanya. Weber berpendapat jika hal ini bisa menambah kepercayaan diri pada orang-orang yang kurang percaya diri dari segi fisik. Bahwa di luar sana masih banyak orang yang lebih tertarik pada esensi di balik kesempurnaan fisik dan mereka bisa memfokuskan diri untuk mengembangkan hal itu.

Jadi bagaimana dengan kamu? Apakah kamu juga termasuk sapiosexual?

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP