Mengenal konsep ekoseksualitas, bercinta dengan alam
Merdeka.com - Dilansir BreitBart, lebih dari seratus ribu orang di seluruh dunia mengidentifikasi diri mereka sebagai ekoseksual. Kemudian yang menjadi pertanyaan adalah apa yang sebenarnya dimaksud dengan istilah ekoseksual?
Menurut Amanda Morgan, salah satu aktivis gerakan ekoseksualitas dari UNLV School of Community Health Sciences, ekoseksualitas adalah orang-orang yang bercinta dengan alam. "Orang-orang yang berguling-guling di tanah dan orgasme dalam keadaaan berlumur tanah," tuturnya kepada Vice. "Ada orang yang bercinta pohon, atau bermasturbasi di bawah air terjun."
Seks dengan alam atau ekoseksualitas (ecosexuality) adalah keyakinan orang-orang yang memanjakan diri lewat hubungan seksual atau non-seksual dengan alam. Dilansir Hindustan Times, komunitas ekoseksual dipimpin oleh kelompok yang berpusat di Melbourne, Australia.
Berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui mengetahui konsep ekoseksualitas.
Berhubungan seks dengan bumi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comEkoseksualitas pada dasarnya berarti menunjukkan cinta kepada Bumi. Cinta kepada Bumi ditunjukkan tanpa malu-malu, seperti memeluk pohon, memijat tanah dengan kaki, dan berbicara nakal pada tanaman.
"Kami membelai bebatuan dan menyentuh air terjun dengan bahagia. Kami bercinta dengan bumi melalui indera kami," menurut keyakinan pelaku ekoseksual.
Mereka ingin melihat alam sebagai kekasih
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPara ekoseksual percaya, kita tidak seharusnya memperlakukan planet ini sebagai ibu, tetapi sebagai kekasih.
"Anda mungkin memberi ibumu waktu yang sulit dan dia akan tahan dengan itu. Tapi dengan seorang kekasih itu masalah memberi dan menerima. Para ekoseksual percaya, itulah yang dibutuhkan planet saat ini,†kata Annie Sprinkle, salah satu pionir gerakan ekoseksual berkata.
Memerangi perubahan iklim
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMelihat Bumi sebagai seorang kekasih juga dinilai akan mampu memerangi perubahan iklim. Hal ini bertujuan melindungi dan melestarikan lingkungan.
Para pelaku ekoseksual melihat Bumi tengah menghadapi segala macam bahaya yang dapat menghancurkan sumber daya alam. Mereka ingin menunjukkan hubungan manusia dan bumi dengan cara yang berbeda. Para ekoseksual ingin kita melihat bumi sebagai kekasih, bukan sebagai ibu yang memberikan kehidupan.
Mereka merasa dengan tindakan seperti memeluk pohon dan bersetubuh dengan bumi dapat membantu memerangi tekanan akibat industrialisasi.
Ekoseksualitas sebagai identitas
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMenurut para ekoseksual, seks dengan alam merupakan bagian dari identitas diri. "Bagi sebagian dari kami yang menjadi ekoseksual, itu adalah identitas utama (seksual), sedangkan bagi yang lain ya tidak," kata Annie.
Ekoseksual memakai kondom di jari-jari mereka
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comEkoseksual kadang-kadang juga menggunakan kondom kecil yang dikenakan di jari-jari. Walaupun terdengar ganjil, kontrasepsi merupakan salah satu bagian penting dari ekoseksualitas.
Demikian penjelasan singkat mengenai ekoseksualitas dan gerakan ekoseksual.
Reporter: Fitri Haryanti HarsonoSumber: Liputan6.com
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya