Korea Travel Week digelar untuk agen travel lokal

Senin, 13 November 2017 18:24 Reporter : Rizlia Khairun Nisa
Korea week. ©2017 istimewa

Merdeka.com - Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta berkerja sama dengan pemerintah daerah otomi khusus Pulau Jeju, Jeju Tourism Organization (JTO), dan Gyeonggi Tourism Organization (GTO) mengadakan acara B2B (business to business) dan jamuan makan malam untuk travel agent lokal dan media pada tanggal 9 November, 2017, di Hotel Raffles, Jakarta.

Korea telah menjadi tujuan favorit untuk wisata insentif bagi wisatawan Indonesia karena tujuan dan fasilitas wisatanya. Sejak tahun 2016 lalu sampai tahun ini, wisatawan insentif dengan jumlah grup 500-an sampai 1000-an orang semakin meningkat. Dengan demikian, acara dengan nama Korea Special Week ini akan digelar untuk secara intensif mempromosikan wisata insentif dan wisata musim dingin Korea kepada wisatawan Indonesia agar semakin banyak wisatawan Indonesia berlibur ke Korea.

Selain itu, acara ini juga memperkenalkan tujuan wisata di Pulau Jeju dan Gyeonggi yang masih belum terlalu terekspos kepada wisatawan Indonesia: Provinsi Gyeonggi. Provinsi Gyeonggi, yang terletak hanya setengah jam dari dua bandara internasional utama, Incheon dan Gimpo, menawarkan akses mudah bagi wisatawan dengan sistem transportasi yang mutakhir dan efisien. Dengan letak mengelilingi ibukota Seoul, Gyeonggi adalah pusat industri, ekonomi dan pariwisata Korea.

Gyeonggi terdiri dari 31 kota dan kabupaten yang mengelilingi Seoul seperti kue donat. Kota-kota tersebut dapat dianggap seperti 31 taman hiburan yang menarik wisatawan di sepanjang tahun dengan berbagai tempat dan acara yang menarik dan unik.

Provinsi ini juga memiliki kekayaan budaya baik tradisional maupun modern, termasuk situs Warisan Dunia UNESCO yang bersejarah, Korean Folk Village yang indah dan taman hiburan yang terkenal di dunia, Everland. Selain itu, Zona Demiliterisasi (DMZ), simbol pemisah dua Korea, juga muncul sebagai tempat ekowisata yang berharga dan telah mengukuhkan jalan baru menuju perdamaian dunia.

Gyeonggi juga merupakan pusat Hallyu, atau Korean Wave. Banyak drama dan film terkenal Korea yang mengambil lokasi syuting di Gyeonggi, seperti Descendants of the Sun, Love from the Star, Goblin, Jewel in the Palace.

Gua Gwangmyeong di kota Gwangmyeong, Gyeonggi, juga telah berhasil dikembangkan menjadi tujuan wisata yang semakin populer. Tambang yang sudah ditinggalkan ini adalah tempat misterius dengan pemandangan menakjubkan seperti Golden Road dan Golden Waterfall. Herb Island, perkebunan ramuan terbesar di Korea, adalah tempat dimana wisatawan dapat makan, tidur dan bersantai dengan aroma herbal yang menyegarkan. Petit France adalah taman hiburan bergaya Perancis dengan tema buku anak-anak klasik "The Little Prince.

Area ini merupakan latar belakang drama My Love from the Star, yang menampilkan pemandangan indah dan bangunan eksotis bergaya Eropa. Sanmeoru Farm memproduksi minuman traditional Korea yang dibuat dari anggur liar Korea. Perkebunan ini meliputi kilang anggur, pabrik, jalur jalan kaki, terowongan anggur dan zona foto.

Terpisah dari daratan Korea, dengan kurang dari satu jam perjalanan lewat udara, terdapat Pulau Jeju. Tentu saja pengunjung bisa terbang dengan beberapa pilihan penerbangan domestik yang berangkat dari kota-kota besar di Korea atau penerbangan langsung dari Hong Kong, Shanghai, Kuala Lumpur. Pulau Jeju juga dapat dicapai dengan transportasi laut, yang menghubungkan antara pulau dan kota-kota pelabuhan besar di ujung selatan Korea, seperti Mokpo, Wando dan Yeosu.

Pulau ini berbentuk oval, luasnya kira-kira. 1.949 meter persegi, penduduknya sekitar 66.000 orang per tahun 2016. Jeju memiliki suasana yang damai dan ramah lingkungan yang menarik wisatawan domestik dan internasional sepanjang tahun. Karena Jeju terkenal dengan pantainya yang indah, 368 gunung vulkanik yang disebut oreum, dan beberapa tujuan wisata lainnya, sekitar 1,6 juta wisatawan berkunjung pada 2016 lalu.

Selain itu, Pulau Jeju merupakan situs warisan alam UNESCO selama tiga kali dan juga merupakan salah satu dari tujuh keajaiban alam yang baru. Karena itu, Pulau Jeju selalu indah kapanpun dan kemanapun Anda memilih untuk pergi. Namun, sebagian besar wisatawan Indonesia datang ke Jeju pada musim semi dan musim dingin, terutama karena musim semi menyuguhkan pemandangan yang menawan dengan hamparan bunga berwarna-warni yang penuh energi, waktu yang ideal untuk melakukan kegiatan di luar ruangan.

Semua jenis makanan dan festival musiman juga menanti. Sedangkan musim dingin di Jeju relatif lebih hangat daripada di daratan karena pulau ini merupakan hutan semi tropis, sehingga musim dingin tidak berada di bawah nol derajat. Tapi Anda masih bisa menikmati salju di beberapa gunung, seperti gunung Hallasan, yang merupakan gunung tertinggi di Korea. [paw]

Topik berita Terkait:
  1. Traveling
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.