Kepingan Surga Nyata di Desa Liya Togo Wakatobi

Minggu, 26 Juni 2022 12:30 Reporter : Stella Maris
Kepingan Surga Nyata di Desa Liya Togo Wakatobi Desa Wisata Liya Togo. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakatobi merupakan salah satu dari empat pulau di tenggara Sulawesi dengan keindahan alam yang luar biasa. Selain pesona yang hanya ditemukan #DiIndonesiaAja, Wakatobi juga memiliki desa wisata yang tak kalah menarik.

Adalah Desa Wisata Liya Togo. Untuk menuju desa wisata ini, kamu hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 20 menit dari Bandara Matahora Wakatobi.

Sejak berhasil masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 dari Kemenparekraf, pariwisata Desa Liya Togo kian bertumbuh positif.

desa wisata liya togo
©2022 Merdeka.com

Lalu apa saja sih yang menarik di Desa Wisata Liya Togo? Pertama, kamu dapat melihat langsung Benteng Liya yang terbuat dari batu karang. Benteng ini dibangun saat masa kesultanan Buton sebagai bentuk pertahanan melawan musuh.

Menariknya, benteng liya yang menjadi warisan Kerajaan Buton seluas 52 hektar ini telah ditetapkan sebagai salah satu cagar dunia.

Hal kedua yang menarik adalah kulinernya. Desa Liya Togo memiliki kuliner yang menggugah selera, yaitu salamu. Ini adalah menu kuliner yang terbuat dari ikan pari suwir dan dimasak menggunakan belimbing dan kelapa parut sangrai. Rasanya? Kamu harus coba sendiri ya!

desa wisata liya togo
©2022 Merdeka.com

Selain itu, kamu juga dapat mencicipi kuliner khas desa ini. Sebut saja jus sampalu yang dibuat dari buah asam yang banyak berada di lingkungan Benteng Liya dicampur dengan bahan-bahan lokal lainnya dan juga sebagai minuman selamat datang khas Liya Togo.

Ada pula Liwo, paket kuliner yang disajikan dalam talam berisi aneka makanan daerah dan camilan yang dikemas dalam susunan yang ditutupi dengan Katubhangko, tudung saji khas daerah Liya. Liwo biasa disajikan untuk menjamu tamu kehormatan atau disajikan pada setiap kegiatan adat atau saat Lebaran untuk disajikan pada tamu yang berkunjung.

desa wisata liya togo
©2022 Merdeka.com

Oh ya, kamu juga dapat melihat langsung aktivitas yang dilakukan masyarakat di desa. Mulai dari menjadi nelayan, budidaya rumput laut, dan menenun. Menariknya, kamu dapat membeli kain tenun tersebut untuk dijadikan oleh-oleh.

[gir]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini