Intip sekilas sejarah bra peluru yang sempat digandrungi kaum hawa
Merdeka.com - Saat ini mungkin kita lebih mengenal yang namanya wonder bra atau push-up bra. Bra dengan kawat yang dirancang untuk memberikan topangan ekstra bagi payudara. Tetapi pada tahun 1940-an hingga 1950-an, tampaknya para wanita barat lebih menyukai bullet bra.
Apa itu bullet bra? Sesuai namanya yang berarti peluru, bra seperti ini memiliki cup yang runcing. Biasanya dikenakan di balik sweater ketat agar payudara terlihat lebih menonjol. Sejumlah selebriti seksi dari zaman keemasan Hollywood seperti Marilyn Monroe, Elizabeth Taylor, dan Jayne Mansfield pernah ikut memopulerkan bullet bra.


Dilansir Vintage Everyday, para bintang yang menjadikan model bra ini trendi lantas disebut sweater girls.


Bullet bra lantas tergantikan oleh model bra yang lebih natural, terutama setelah tubuh sintal bak jam pasir ala Marilyn Monroe tak lagi digemari para wanita. Namun pada tahun 1990, Madonna memperkenalkan kembali bullet bra. Sang diva pop mengenakan bullet bra rancangan Jean Paul Gaultier dalam tur Blonde Ambition yang sukses besar.


Bullet bra mulai diproduksi kembali pada tahun 1999 oleh perusahaan What Katie Did. Sejak itu, bullet bra mulai terdengar lagi di dunia fashion. Tetapi tampaknya model bra ini masih belum mampu mengalahkan ketenaran push-up bra di antara para wanita.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya