Ini Sebastien Charron, si kung fu panda dari dunia parkour
Merdeka.com - Sebastien Charron memang memiliki tubuh yang agak tambun dan perut buncit. Tetapi tak ada yang meragukan kemampuannya sebagai atlet parkour. Sebastien bisa bergerak selincah penggila parkour lain yang bertubuh ramping.
Tak sulit untuk menebak alasan Sebastien dijuluki the real-life kung fu panda. Pria ini memang sangat lincah dalam mempraktikkan teknik-teknik parkour. Keahlian Sebastien menarik perhatian dunia setelah video YouTube yang diunggah Muscle Madness viral. Sekarang dia telah menjadi inspirasi bagi anak muda yang ingin menjajal parkour.
Dilansir Oddity Central, mulai menekuni parkour kurang lebih sepuluh tahun lalu. Lima tahun kemudian dia didiagnosa dengan gangguan schizophrenia. Untuk mengatasinya, Sebastien harus menjalani pengobatan dan menghentikan hobi yang paling dicintainya itu.

Sebastien Charron. © Instagram.com/sebastien.charron
Obat-obatan dan minimnya aktivitas fisik membuat bobot tubuh Sebastien melonjak drastis. Namun hambatan fisik tersebut tak membuat Sebastien menyerah tentang parkour. Dia mulai berlatih lagi dan rupanya masih bisa mempraktikkan sejumlah teknik yang sulit. Memang butuh upaya ekstra dengan bentuk tubuhnya yang sekarang. Namun Sebastien tak menganggapnya sebagai sebuah penghalang.
"Saya sangat mencintai olahraga ini karena mendorong saya untuk maju lebih jauh, untuk tidak menyerah dan melangkah ke depan. Semakin saya tekuni, semakin saya merasakan keinginian untuk berkembang dan memperbaiki gaya serta pergerakan saya," tuturnya dalam sebuah wawancara dengan Sidewalk Project.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya