Ini Cara Mengolah Cumi yang Benar, Jangan sampai Salah!
Merdeka.com - Memasak cumi memang gampang-gampang susah. Sumber makanan dari laut ini memiliki tekstur sangat kenyal, sehingga dibutuhkan teknik yang tepat agar bisa disantap dengan nikmat.
Jika diolah terlalu matang, cumi akan alot. Tetapi jika dimasak terlalu sebentar, aroma amisnya bakal sangat terasa.
Bahkan membeli cumi di pasar pun perlu ketelitian. Karena cumi yang tidak segar lagi akan mempengaruhi rasa masakan yang dibuat.
Cara Memilih Cumi
Jika kamu ingin membeli cumi, sebisa mungkin pilih yang relatif segar. Pilih cumi yang memiliki ciri-ciri seperti ini:
Hindari memilih cumi yang warna kulit arinya sudah berubah ungu tua. Apalagi jika bagian tentakel sudah berwarna kekuningan dan robek. Itu artinya cumi sudah mendekati kebusukan.
Cumi yang direndam di dalam air dingin dalam jumlah banyak juga patut diwaspadai. Apalagi jika tintanya sudah tak keluar.
Begitu juga dengan cumi yang tidak mengeluarkan bau sedikit pun dan tidak dihinggapi lalat sama sekali. Kemungkinan besar cumi seperti ini sudah direndam di dalam larutan pengawet.
Jika kamu terpaksa membeli cumi yang sudah dibekukan, pilih yang warnanya belum berubah. Jangan mengambil cumi yang sudah terdapat bercak-bercak hitam di bagian tubuhnya atau yang butiran esnya terlalu banyak.
Cara Membersihkan Cumi

Ilustrasi mengolah cumi Scott Phillips
Untuk membersihkan cumi sampai siap diolah atau disimpan, berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan:
Cara Menyimpan Cumi
Jika cumi tidak segera diolah, sebaiknya simpan di dalam freezer begitu selesai dicuci. Pasalnya cumi termasuk bahan makanan yang mudah busuk.
Simpan cumi di dalam wadah yang benar-benar kedap udara. Simpan maksimal 2 hari saja.
Cara Mencairkan Cumi Beku
Jangan sekali-sekali mencairkan cumi beku di suhu ruangan. Pindahkan dari freezer ke rak biasa di dalam lemari es, kemudian biarkan mencair perlahan.
Menghilangkan Bau Amis Cumi
Bau amis dari cumi bisa dihilangkan dengan urapan jahe parut atau kucuran air jeruk nipis. Daun jeruk dan jahe juga bisa ditambahkan di dalam masakan cumi.
Kamu juga bisa meniru tips dari juara MasterChef Indonesia 3, William Gozali. Rendam cumi di dalam air yang sudah dicampur dengan susu tawar dan air perasan jeruk nipis selama setengah jam. Selain menghilangkan bau amis, teknik ini juga menjadikan cumi lebih empuk.
Menggunakan Tinta Cumi untuk Masakan
Sekarang tinta cumi tak lagi dianggap kotoran. Si hitam ini bisa dijadikan campuran bahan berbagai masakan. Ada cumi masak tinta, nasi goreng hitam, atau bahkan mi hitam.
Untuk mengolah tinta cumi, tambahkan daun jeruk atau jahe agar tidak berbau amis.
Jenis-Jenis Irisan Cumi
Bentuk Cincin

Ilustrasi mengolah cumi Scott Phillips
Cumi bentuk cincin dihasilkan dengan mengiris tubuh bagian luar cumi. Cocok diolah menjadi cumi masak mentega, isian sup kental, atau cumi goreng.
Bentuk kerat kotak-kotak

Ilustrasi mengolah cumi MealDish
Bentuk yang cantik ini bisa didapatkan dengan mengiris kulit cumi hingga menjadi lembaran, kemudian dikerat dari arah vertikal dan horizontal. Jangan sampai ada bagian yang robek.
Cumi utuh dikerat

Ilustrasi mengolah cumi Jason Ho/EyeEm/Getty Images
Untuk membuat cumi panggang atau masakan lain yang menggunakan cumi utuh, cukup kerat memanjang kulit cumi agar bumbu lebih mudah meresap.
Membuat Cumi Isi

Ilustrasi mengolah cumi Food Network UK/Reza Mahammad
Untuk membuat cumi isi seperti dalam masakan Padang, pisahkan kepala cumi dengan kulit luarnya. Beri isian, kemudian sematkan tusuk gigi agar tidak berhamburan.
Lama Memasak Cumi
Lamanya waktu memasak cumi yang paling ideal adalah 3 menit dengan api besar. Lebih dari itu, cumi akan alot.
Untuk campuran salad, sebaiknya rebus cumi dengan panas tinggi dalam waktu 1 menit, kemudian segera rendam dengan air dingin.
Jika ingin memasak cumi dalam waktu yang lama, sebaiknya lebih dari 30 menit dan gunakan api kecil. Dengan begitu daging cumi akan terasa lebih lunak, meskipun kelezatannya hampir tak bersisa.
Itulah beberapa cara memasak cumi yang bisa membantumu membuat makanan lezat. Rajin-rajin menyantap cumi agar kebutuhan protein baik terpenuhi. Tetapi hati-hati bagi kamu yang rawan darah tinggi.
Sumber: Food Network, The Spruce, FineCooking, Epicurious, Sajian Sedap, Dream
Baca juga:4 Kesalahan dalam memasak ini bisa bikin makanan tak lagi sehatIni cara mengolah kacang merah agar tidak keras saat dimasakIni penyebab bola ubi tidak kopong dan cara memasaknya yang benarMinyak Goreng Maksimal Digunakan 3 Kali, Ini Alasannya12 Olahan enak untuk mengakali buah-buahan masam
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya