Ini Alasan Labu Identik dengan Halloween
Merdeka.com - Tanggal 31 Oktober kerap diperingati sebagai hariHalloween. Sebenarnya, ini adalah tradisi barat yang diduga berakar dari festival panen Celtic. Ada juga yang meyakini kalau Halloween bermula sebagai All Hallow's Day dari tradisi Kristen awal.
Terlepas dari asal-muasalnya, kini Halloween dianggap sebagai tradisi meriah yang dirayakan di banyak negara. Bahkan Indonesia yang jauh dari belahan bumi bagian barat pun ikut 'tertular' keriaan Halloween. Setidaknya, tempat hiburan seperti mall atau taman ria menyelenggerakan acara spesial pada hari-hari menjelang Halloween, meskipun tujuan utamanya adalah promosi.
Satu objek yang sering terlihat saat Halloween adalah labu. Biasanya buah berwarna oranye ini diukir dengan wajah yang menyeramkan dan dijadikan lentera.
Kenapa harus labu? Apa yang menjadikan buah satu ini identik dengan perayaan Halloween? Berikut ini penjelasan lengkapnya.
Bermula dari Fenomena Fools Fire

Pixabay
Menurut David Emery, pakar urban legend kepada About.com, labu berukir yang sering muncul saat Halloween adalah sosok Jack O'Lantern. Siapa dia?
Nama Jack O'Lantern berasal dari Inggris. Tokoh ini mulai dikenal pada abad 17. Jack O'Lantern merupakan penyebutan kreatif untuk Jack of Lantern yang secara harfiah berarti 'pria lentera'.
Jack O'Lantern merupakan julukan populer untuk fenomena fool's fire, cahaya biru misterius yang kadang terlihat pada malam hari. Orang Inggris zaman dulu percaya kalau api biru ini adalah hantu nakal atau peri yang iseng menampakkan diri di hadapan manusia.
Menurut Thomas Darlington dalam bukunya yang berjudul The Folk-Speech of South Cheshire, Jack O'Lantern adalah tokoh dalam legenda yang dikenal dengan nama Stingy Jack atau 'si pelit Jack'.
Legenda Jack OLantern
Jack melakukan banyak dosa selama hidupnya. Namun dia berhasil menipu Iblis agar tidak memasukkannya ke neraka jika kelak dia meninggal dunia. Ketika Jack meninggal, dia ditolak masuk surga.

Pixabay
Kemudian, Jack turun ke alam baka dan menggedor gerbang neraka, meminta kepada Iblis untuk ditempatkan di neraka. Iblis menolak melanggar janjinya yang pertama. Sebagai gantinya, dia mengutuk Jack mengembara di muka bumi untuk selamanya. Dia dibekali api menyala untuk menerangi jalan-jalan yang dilalui. Sejak itulah dia mulai dikenal dengan nama Jack O'Lantern.
Legenda ini begitu populer di antara warga Inggris, sehingga mereka mulai menjadikan Jack O'Lantern sebagai bagian dari Halloween, festival untuk orang-orang mati pada tahun 1800-an.
Awalnya Diukir Pada Kentang
Dilansir History, awalnya ukiran Jack dibuat dari lobak, kentang, atau bit. Warga Inggris yang bermigrasi ke Amerika membawa tradisi mengukir Jack O'Lantern ke Amerika.
Amerika merupakan negara penghasil labu yang cukup besar. Dan para kreator Jack O'Lantern menyadari kalau buah ini lebih cocok untuk dibuat lentera daripada kentang. Akhirnya kepala Jack O'Lantern pun dibuat dari labu.
Begitulah sekelumit sejarah tentang buah labu sebagai simbol Halloween.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya