Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Online yang Bakal Menarik Perhatian HRD

Kamis, 24 Oktober 2019 02:01 Reporter : Tantri Setyorini
Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Online yang Bakal Menarik Perhatian HRD Ilustrasi lamaran kerja online. ©Shutterstock

Merdeka.com - Saat ini semakin banyak perusahaan yang mengambil kebijakan paperless. Berkas-berkas pun lebih diutamakan berbentuk file digital. Karena itulah saat membuka lowongan pekerjaan pun mereka lebih mengutamakan lamaran kerja online.

Selain lebih praktis dan efisien bagi perusahaan, proses lamaran online sebenarnya juga memudahkan bagi pelamar. Tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk cetak dan jasa pengiriman.

Walaupun lebih memudahkan, pelamar pun tetap harus mematuhi adab berkirim surat lamaran yang baik dan benar. Jangan sampai surat lamaran yang sudah ditulis dan dikirim terabaikan begitu saja karena tidak sesuai dengan harapan.

1 dari 8 halaman

Alasan HRD Mengabaikan Lamaranmu

Saat ini pelamar dapat mengirim berkas-berkas lamaran kerja ke alamat email yang tertera tanpa harus jauh-jauh menuju lokasi perusahaan untuk menyerahkan berkas lamaran. Namun sayangnya, masih banyak pelamar pekerja yang belum memperhatikan etika dan cara mengirim lamaran lewat email dengan baik.

Alasan HRD menolak atau mengabaikan berkas lamaran di email biasanya kamu tak memperhatikan persyaratan dari perusahaan tersebut. Penulisan salah di CV juga bisa mempengaruhinya. Buat CV-mu sesuai dengan posisi apa yang dibutuhkan. Jangan menuliskan informasi yang tak sesuai dengan posisi yang dilamar.

Jika kamu tidak memperhatikan cara mengirim lamaran lewat email dengan baik, maka tak heran jika berkas lamaranmu akan diabaikan atau ditolak oleh pihak HRD perusahaan yang kamu incar. Sehingga lamaran kerja yang kamu kirimkan akan menjadi sia-sia saja.

2 dari 8 halaman

Cara Mengirim Lamaran Lewat Email

Mengirim lamaran pekerjaan melalui email memang membutuhkan cara yang benar. Pasalnya jika kamu tak memperhatikan hal-hal saat mengirim berkas lamaran melalui email, bisa jadi berkasmu akan sisa-sia saja.

Dilansir Liputan6.com, Jumat (1/3) dari berbagai sumber, berikut cara mengirim lamaran lewat email agar berkas lamaran pekerjaanmu tak sia-sia. Langkah-langkah yang perlu kamu perhatikan sebagai berikut.

3 dari 8 halaman

1. Ubah Berkas Lamaran Pekerjaan Menjadi File PDF

Langkah pertama cara mengirim lamaran pekerjaan lewat email adalah kamu perlu mengubah semua berkas yang dibutuhkan kedalam file pdf agar bisa dikirim lewat email perusahaan. Jika CV-mu masih berbentuk word, kamu perlu mengconvert-nya kedalam bentuk PDF.

Berkas yang dibutuhkan selain CV biasanya adalah surat lamaran kerja, ijazah pendidikan, sertifikat, kartu identitas, foto diri, dan surat-surat pendukung lainnya sesuai kebutuhan perusahaan. Semua berkas tersebut harus kamu scan dalam bentuk file PDF. Usahakan semua file tak lebih dari 2 MB.

4 dari 8 halaman

2. Perhatikan Judul Subject dan Body Email

Hal yang kerap diabaikan para pelamar pekerja adalah pada judul atau subject email. Tak memberikan judul email dengan baik akan membuat HRD kesulitan menemukan emailmu. Kamu bisa menuliskan judul atau subject email dengan jelas dan singkat.

(Posisi yang dilamar) (Nama Lengkap)

Cara mengirim lamaran pekerjaan lewat email harus mencantumkan berkas-berkasmu dengan cara di attach. Namun bukan berarti pada body email kamu bisa membiarkannya dalam keadaan kosong. Pada body email bisa kamu tuliskan identitas diri kamu beserta nomor kontakmu dan bagaimana kamu mendapatkan informasi mengenai lowongan pekerjaan tersebut (cover letter). Gunakan bahasa yang formal namun jangan terlalu panjang.

5 dari 8 halaman

3. Lampirkan Persyaratan untuk Posisi yang Dibutuhkan Perusahaan

Kini kamu bisa melampirkan berkas lamaran pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Untuk file biasanya perusahaan akan meminta dalam bentuk PDF. Sedangkan untuk foto usahakan dalam bentuk jpg atau png.

Lampirkan juga sertifikat pendukung yang sesuai dengan posisi yang dilamar agar menjadi pertimbangan HRD dan membuat mereka tertarik untuk memanggilmu ke proses selanjutnya. Ada beberapa perusahaan yang meminta semua berkas masuk dalam satu folder dan ada yang tidak.

Jika diminta dimasukkan ke dalam satu folder, kamu bisa menyatukannya dengan fotmat zip, rar atau lainnya. Jika tidak ada persayaratan seperti itu, kamu bisa lampirkan seperti attach biasa satu per satu.

6 dari 8 halaman

4. Periksa Ulang Semua Persyaratan sebelum Dikirim

Hal yang paling penting dalam cara mengirim lamaran pekerjaan lewat email adalah kamu harus menggunakan alamat email yang aktif. Setelah melengkapi semua berkas, body email dan nama subject email dengan benar, periksa kembali sebelum mengirimnya. Perhatikan bentuk filemu berkasmu, kesalahan tulisan dan hal lainnya.

Jangan mengada-ada dan usahakan jangan ada kesalahan tulisan (typo) agar tak mengurangi poinmu. Selain itu, kamu cukup melamar satu posisi saja dalam satu perusahaan. Hal lain, coba kamu mulai membersihkan akun media sosialmu. Beberapa HRD biasanya akan mengecek keseharianmu melalui postingan media sosial.

7 dari 8 halaman

5. Jangan Menulis Resume yang Mengada-Ada

Ahli karier, Abby Kohut, menyatakan, ia tidak percaya dengan orang-orang yang di resume-nya tidak mencantumkan periode waktu dari pengalaman kerja. Mungkin ini bukanlah masalah, tapi bisa saja itu seperti mencoba untuk menipu.

Jika kamu menganggur, jangan pernah coba menyembunyikannya. Karena nantinya bisa merugikan diri kamu sendiri. Mungkin kamu adalah kandidat terkuat, tapi tetap saja kamu mencoba membohongi status saat melamar kerja.

8 dari 8 halaman

6. Pastikan Layout CV Rapi

Satu hal yang harus diperhatikan oleh pelamar saat mengirim CV adalah tata letak dari CV yang dimiliki. Pihak HRD sangat membenci CV yang berantakan. Hal ini akan menyulitkan mereka untuk mencari informasi yang dibutuhkan

Lebih baik Anda menyusun CV dengan jelas dan terstruktur. Jangan lupa jelaskan pula setiap poin yang Anda tunjukkan dalam CV.

Demikian cara mengirim lamaran pekerjaan lewat email yang perlu kamu ketahui. Walaupun hanya melalui media online, kamu harus tetap teliti dan jangan terburu-buru untuk mengirim berkas lamaranmu. Jika kamu ingin mengirim ulang email lamaran kerja, pastikan gunakan bahasa dan etika yang sopan.

Reporter: Loudia Mahartika/Vina A Muliana
Sumber: Liputan6.com [tsr]

Baca juga:
Berburu Lowongan Pekerjaan di Mega Career Expo 2019
Mau Cari Kerja, Pahami Dahulu Tantangan Melamar Pekerjaan 'Zaman Now'
Diserbu Ratusan Pendatang Baru, Pemkot Tangsel Bakal Gelar Job Fair
Pencari Kerja Padati Kantor Dinas Ketenagakerjaan Tangerang
Usai Libur Panjang Lebaran 2019, 2.859 Orang Lamar Kerja di Jakarta

Topik berita Terkait:
  1. Lamaran Kerja
  2. Tips Karir
  3. Karir
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini