Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Apakah Kojic Acid Aman Digunakan untuk Mencerahkan Kulit?

Apakah Kojic Acid Aman Digunakan untuk Mencerahkan Kulit? Ilustrasi kulit cantik. ©FreeImages

Merdeka.com - Pernah mendengar tentang kojic acid? Anda yang sudah pernah mendengarnya mungkin bahkan sudah pernah mencoba produk perawatan kecantikan dengan kandungan bahan ini.

Sebenarnya apa itu kojic acid? Apakah aman jika digunakan untuk perawatan kecantikan? Kita cari tahu jawabannya bersama.

Hasil Fermentasi Makanan

makananRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Menurut artikel yang dilansir Healthline, ini adalah kombinasi berbagai jenis jamur yang dihasilkan dari proses fermentasi makanan, antara lain sake Jepang, kecap, dan anggur beras.

Fungsi kojic acid adalah menghambat dan mencegah pembentukan tirosin, asam amino yang dibutuhkan untuk memproduksi melanin. Sementara melanin adalah pigmen yang berperan dalam penggelapan warna kulit. Karena itulah kojic acid memiliki fungsi mencerahkan kulit.

Konsentrasinya Tak Boleh Lebih dari 1 Persen

boleh lebih dari 1 persenRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Kojic acid dapat ditemukan pada sejumlah produk kosmetik, termasuk serum, krim wajah, facial foam, dan sabun. Kerap diiklankan sebagai produk pencerah kulit yang ampuh untuk memutihkan kulit dalam waktu singkat.

Apakah kojic acid aman untuk digunakan? Cosmetic Ingedient Review Expert Panel memutuskan kojic acid aman untuk digunakan sebagai bahan kosmetik dengan konsentrasi tak lebih dari 1 persen. Produk yang mengandung kojic acid paling sering digunakan pada wajah dan tangan, tetapi sebenarnya dapat digunakan pada semua area tubuh yang tidak sensitif.

Bisa Menyebabkan Efek Samping Bagi Pemilik Kulit Sensitif

efek samping bagi pemilik kulit sensitifRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Meskipun relatif aman digunakan, kojic acid tetap bisa menimbulkan efek samping. Terutama jika pengguna memiliki kulit yang sensitif. Dermatitis kontak adalah efek samping paling umum yang terjadi akibat penggunaan produk berbahan kojic acid. Bentuknya bisa berupa kemerahan, iritasi, gatal, ruam, kulit bengkak, atau sensasi pedih.

Dermatitis kontak paling umum terjadi pada mereka yang memiliki kulit sensitif atau pada individu yang menggunakan produk dengan konsentrasi kojic acid lebih dari 1 persen.

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP