5 Kemungkinan Penyebab Kulit Kepala Berminyak dan Mengeluarkan Bau Tak Sedap

Selasa, 29 Januari 2019 01:02 Reporter : Tantri Setyorini
5 Kemungkinan Penyebab Kulit Kepala Berminyak dan Mengeluarkan Bau Tak Sedap Ilustrasi rambut berminyak. ©Shutterstock.com/ Sheftsoff

Merdeka.com - Beberapa dari kita bermasalah dengan kulit kepala yang gampang kotor. Dalam sehari setelah keramas sudah tercium aroma yang kurang sedap. Apa yang menyebabkan kulit kepala dan rambut beraroma tak enak seperti ini?

Kulit kepala bisa mengeluarkan aroma yang kurang sedap karena berbagai alasan. Dilansir StyleCraze, salah satu alasannya adalah kulit kepala berminyak. Individu dengan kulit berminyak biasanya memiliki kulit kepala yang berminyak pula.

Sebenarnya kulit kepala yang memproduksi minyak berlebih tidak selalu mengeluarkan bau tak sedap, tetapi bisa saja mengeluarkan bau agak asam yang khas.

Bau tak sedap dari kulit kepala berminyak biasanya akibat aktivitas bakteri yang terjadi di sana. Bakteri hampir selalu ada di kulit kepala, baik saat kulit kepala dalam keadaan berminyak atau tidak. Walaupun begitu, minyak berlebih memberi bakteri nutrisi yang mereka butuhkan untuk berkembang biak.

Berikut ini beberapa kemungkinan alasan kulit kepala berminyak dan mengeluarkan bau tak sedap.

1. Kurang menjaga kebersihan

Tidak mencuci rambut lebih dari tiga hari bisa menyebabkan aroma tak sedap di kulit kepala. Terutama jika dari awal kuit kepala memang mudah berminyak.

2. Perubahan hormon

Pada beberapa orang, perubahan hormon di dalam tubuh bisa menyebabkan perubahan produksi keringat dan minyak. Hal ini bisa memicu timbulnya jerawat, bau badan, atau dalam beberapa kasus kulit kepala berminyak disertai aroma tak sedap.

3. Kondisi medis

Kondisi medis seperti dermatitis seboroik, psoriasis, ketombe, atau dermatitis kontak alergi juga bisa menjadi penyebab kulit kepala berminyak serta berbau tak sedap.

4. Keringat berlebihan

Volume keringat yang lebih banyak dari biasanya juga bisa meningkatkan produksi minyak di kulit kepala, wajah, atau bagian-bagian tubuh lainnya.

5. Polusi

Kondisi cuaca di sekitar kita juga bisa berpengaruh terhadap kelenjar keringat dan kulit. Jika udara terlalu panas atau kering, kulit akan terangsang untuk memproduksi lebih banyak keringat dan minyak.

Semua faktor di atas dapat berkontribusi untuk membuat rambut dan kulit kepala Anda berbau. Jika rambut dan kulit kepala Anda sudah mulai berbau dalam beberapa jam setelah dicuci, kemungkinan besar Anda menderita kondisi medis yang lebih serius. Salah satu kemungkinannya adalah smelly hair syndrome.

Sampo yang mengandung sulfur bisa membantu meringankan bau tak sedap pada kulit kepala. Pasalnya belerang dapat membantu melawan bakteri dan jamur yang membuat kulit kepala bau. [tsr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini