Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

10 Kebiasaan Unik Pedagang Makanan di Indonesia, Ada yang Gebrak Botol Kecap Segala

10 Kebiasaan Unik Pedagang Makanan di Indonesia, Ada yang Gebrak Botol Kecap Segala Ilustrasi Pedagang Nasi Padang. ©YouTube/MGDALENAF

Merdeka.com - Ada yang bilang makan di kedai dan warung kaki lima itu ada seninya. Meskipun harga makanannya murah, jauh dari kesan mewah, selalu ada hal menarik untuk dikenang. Pasalnya tak sedikit pedagang kaki lima yang punya kebiasaan unik dalam meracik dan menyajikan makanan. Apa saja, sih?

Berikut ini sederet kebiasaan unik pedagang makanan di Indonesia. Ada yang gebrak botol kecap segala, lho.

1. Pedagang Soto Dhok yang Gebrak Meja dengan Botol Kecap

ilustrasi soto dhok

YouTube/Ken & Grat

Namanya juga soto dhok. Setelah digebrak sampai bunyi dhok, baru disajikan kepada pelanggan. Iya, soto dhok adalah sebutan untuk soto daging yang disajikan dengan cara unik, karena selalu bikin kaget pelanggannya.

Sebelum disajikan, pedagang soto ini bakal menuangkan kecap, lalu menggebrak botolnya ke meja sampai berbunyi nyaring. Soto unik ini bisa ditemukan di berbagai daerah di pulau Jawa, misalnya Lamongan, Jombang, Surabaya, dan Malang.

2. Pelayan Warung Nasi Padang yang Bawa Berpiring-piring Makanan dengan Dua Tangan

ilustrasi pedagang nasi padang

YouTube/Brilio News

Sekarang ini kebanyakan pelanggan nasi Padang bisa meminta langsung lauk yang mereka inginkan. Tapi warung nasi Padang yang otentik biasanya menyajikan makanan dengan cara berbeda. Aneka jenis lauk ditempatkan di piring dalam ukuran satu porsi, lalu diantar ke meja pelanggan. Selanjutnya pelanggan bisa memilih sendiri lauk yang hendak disantap.

Uniknya, para pelayan di warung nasi Padang dibekali keterampilan untuk membawa banyak piring lauk sekaligus. Jadi tidak perlu bolak-balik untuk mengantar lauk buat satu meja saja. Kebiasaan ini biasanya bikin para turis terheran-heran.

3. Aksi Penjual Teh Tarik Meracik Minuman

ilustrasi pembuatan teh tarik

YouTube/Evan Media

Teh tarik merupakan minuman khas dari India yang juga mudah ditemui di Malaysia, Singapura, dan Indonesia. Terutama di Aceh yang memang banyak pedagang minuman ini.

Selain rasanya yang khas, pembuatan teh tarik ini juga unik. Mirip seperti bartender yang sampai juggling segala hanya demi membuat segelas minuman. Penjual teh tarik biasanya menuangkan teh ke dalam dua gelas logam berkali-kali untuk menghasilkan busa di permukaan minuman. Teh dituang dari ketinggian, sekalian buat hiburan bagi pelanggan yang menunggu pesanan tiba.

4. Gantungan Plastik Isi Air dan Cabai di Warteg

Kalau sering makan di warteg, mungkin Anda sempat memperhatikan keanehan di sana. Hampir di semua warteg ada gantungan plastik berisi air dan cabai. Apa gunanya, sih?

Rupanya plastik di dalam air dipasang untuk mengusir lalat. Katanya cahaya yang dibiaskan oleh air di dalam plastik bakal membingungkan lalat yang punya mata majemuk. Tapi terus cabainya buat apa, ya?

5. Pedagang Sop Kaki Kambing yang Menuang dan Membuang Kuah Berkali-Kali

ilustrasi sop kaki kambing

YouTube/Budiono Sukses

Pedagang sop kaki kambing, baik yang berkuah pekat atau bening, biasanya juga punya cara penyajian yang unik. Potongan daging yang ditempatkan di mangkuk, disiram kuah, kemudian kuahnya dituang kembali ke dalam panci. Proses menuang dan membuang kuah ini bisa sampai berkali-kali, lho. Katanya teknik ini bertujuan untuk menghangatkan kembali potongan daging.

6. Pedagang STMJ Mengaduk Minuman Pakai Sendok Berujung Rata

ilustrasi stmj

YouTube/Budiono Sukses

Pedagang STMJ punya kebiasaan mengaduk minuman dengan kecepatan ekstra. Pasalnya STMJ menggunakan telur mentah yang dicampur susu mendidih. Jadi harus diaduk dengan kecepatan tinggi agar tidak menggumpal. Uniknya, beberapa pedagang STMJ mengaduk minuman dengan sendok yang ujungnya sudah dipotong. Jadi sendok yang seharusnya berujung oval malah jadi rata. Biar gampang ngaduknya, kali ya.

7. Air Kobokan dengan Jeruk Sisa di Tukang Lalapan

Warung lalapan memang tempatnya orang makan menggunakan tangan. Biasanya mereka menyediakan air untuk mencuci tangan yang ditempatkan di dalam mangkuk plastik. Anehnya, air kobokan ini juga dilengkapi seiris jeruk yang sudah diperas.

8. Garpu Penjual Siomay yang Giginya Cuma Dua

ilustrasi siomay

YouTube/Street Foods Village

Penasaran, nggak, kenapa garpu yang digunakan tukang siomay untuk mengambil lauk giginya cuma dua? Kadang juga pakai garpu makan biasa, tapi gigi yang tengah tetap dipotong.

9. Mie Instan Direbus di Dalam Plastik

Beberapa penjual mie instan kaki lima merebus mie dengan plastik pembungkusnya sekalian. Katanya biar praktis. Ada juga warung bubur kacang hijau yang memakai teknik masak sejenis. Empat sampai lima kantung plastik ukuran sekilogram diletakkan di dalam panci rebusan, lalu diisi air panas dan cemplungkan mie. Bisa masak berporsi-porsi dalam sekali proses perebusan. Tapi apa nggak bahaya buat kesehatan, tuh?

10. Atraksi Pedagang Martabak Telur Menipiskan Adonan

ilustrasi pembuatan martabak telur

YouTube/Travel Thirsty

Mirip pembuat pizza yang memutar-mutar dough dengan telunjuk, pedagang martabak telur di Indonesia juga punya teknik memasak yang tak kalah ciamik. Coba perhatikan atraksinya saat menipiskan adonan kulit. Cuma dilempar-lempar, tapi bisa jadi lembaran super tipis tanpa sobek sedikitpun. Latihannya berapa tahun, ya?

Itulah sederet kebiasaan unik yang bisa ditemukan di warung makanan di Indonesia.

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP